Persipura Gagal ke Liga 1, Sejumlah Kendaraan Ludes Dilahap Api di Sekitar Stadion

Endy Langobelen

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah mobil dilahap api di sekitar Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua. (Foto: Tangkapan layar video amatir)

Sejumlah mobil dilahap api di sekitar Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua. (Foto: Tangkapan layar video amatir)

JAYAPURA — Situasi di sekitar Stadion Stadion Lukas Enembe memanas usai laga play-off promosi antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada Jumat (8/5/2026).

Kericuhan yang pecah setelah pertandingan berujung pada aksi pembakaran dan perusakan sejumlah kendaraan milik aparat kepolisian maupun masyarakat.

Beberapa video yang beredar menunjukkan sejumlah kendaraan hangus terbakar di sekitar area stadion. Selain itu, sejumlah kendaraan lainnya mengalami kerusakan berat akibat amukan massa yang tersulut emosi setelah Persipura dipastikan gagal promosi ke Liga 1.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aparat keamanan diketahui masih disiagakan di sejumlah titik untuk mengendalikan situasi dan melakukan pengamanan pascakerusuhan.

Hingga Jumat malam, kondisi di sekitar stadion dilaporkan masih dalam penjagaan ketat guna mencegah meluasnya aksi anarkis.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun panitia pelaksana pertandingan terkait jumlah kerugian, korban, maupun penyebab pasti kericuhan tersebut.

Baca Juga :  Ngebut Subuh Hari, Pengendara Motor Tewas Tabrak Pagar di Mimika

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.

Untuk diketahui, kerusuhan bermula sesaat setelah pertandingan play-off promosi berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Adhyaksa FC. Kekalahan tersebut membuat Persipura gagal kembali ke kompetisi Liga 1 musim depan.

Kekecewaan suporter langsung pecah di dalam Stadion Lukas Enembe. Sejumlah massa dilaporkan masuk ke lapangan setelah wasit meniup peluit panjang akhir pertandingan. Situasi kemudian berubah ricuh ketika sebagian massa melakukan perusakan fasilitas stadion.

Di tengah suasana kacau itu, beberapa orang tampak mengibarkan bendera Bintang Kejora di area tengah lapangan. Massa berlarian sambil membawa bendera tersebut di hadapan ribuan penonton yang masih berada di tribun stadion.

Tidak hanya di dalam stadion, aksi serupa juga terlihat di luar area pertandingan. Sejumlah orang tampak memanjat tiang sambil mengibarkan Bintang Kejora yang selama ini identik dengan simbol politik Papua merdeka.

Baca Juga :  Hendak Transaksi Ganja, Seorang WNA Papua New Guinea Dibekuk Polisi

Laga play-off promosi tersebut sebelumnya menjadi pertandingan penentuan bagi Persipura untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.

Tim berjuluk Mutiara Hitam tampil sebagai tuan rumah setelah finis di posisi kedua Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026 dengan koleksi 56 poin. Sementara Adhyaksa FC datang sebagai runner-up Grup 1 dengan raihan 51 poin.

Atmosfer pertandingan sejak awal berlangsung panas. Ribuan pendukung memenuhi Stadion Lukas Enembe dengan harapan melihat Persipura kembali promosi ke Liga 1.

Pelatih Rahmad Darmawan sebelumnya juga meminta para pemain menikmati pertandingan dan tetap tenang menghadapi tekanan laga penentuan tersebut.

Persipura sejatinya lebih diunggulkan karena bermain di kandang sendiri dan memiliki tren positif dalam beberapa laga terakhir.

Namun gol tunggal Adhyaksa FC memupus harapan publik Papua untuk menyaksikan klub kebanggaan mereka kembali tampil di kompetisi tertinggi Indonesia musim depan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petugas Kebersihan di Timika Temukan Jasad Bayi di Tumpukan Sampah
Dua Kelompok Saling Serang di Timika, Seorang Warga Terluka Kena Panah
Seorang Pria di Mimika Dibacok OTK
Hari Keenam Ledakan Biak Numfor, 17 Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Hilang Kontak 4 Hari, Speed Boat Pengangkut Apel Tujuan Asmat Ditemukan Selamat
Korban Ledakan Biak Numfor Bertambah Jadi 6 Orang, 3 Dalam Pencarian
Aksi Spontanitas di Kuala Kencana Akhirnya Bubar, Blokade Jalan Dibuka
Breaking News: Aksi Blokade di Check Point Kuala Kencana

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:17 WIT

Petugas Kebersihan di Timika Temukan Jasad Bayi di Tumpukan Sampah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WIT

Dua Kelompok Saling Serang di Timika, Seorang Warga Terluka Kena Panah

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:20 WIT

Seorang Pria di Mimika Dibacok OTK

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:22 WIT

Hari Keenam Ledakan Biak Numfor, 17 Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:59 WIT

Hilang Kontak 4 Hari, Speed Boat Pengangkut Apel Tujuan Asmat Ditemukan Selamat

Berita Terbaru

Kepala SMP Negeri 7 Mimika, Yosep Randanan. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Pendidikan

SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa

Senin, 22 Jun 2026 - 14:54 WIT