Tanah Papua Youthpreneur Summit Gaet Wirausahawan Muda Papua Gerakkan Bisnis Sayuran

Rachmat Julaini

Selasa, 23 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentor dan peserta Tanah Papua Youthpreneur Summit membahas permodalan dalam menggerakkan bisnis, Selasa (23/4/2024). (Foto: Galeri Papua/Rachmat Julaini)

Mentor dan peserta Tanah Papua Youthpreneur Summit membahas permodalan dalam menggerakkan bisnis, Selasa (23/4/2024). (Foto: Galeri Papua/Rachmat Julaini)

MANOKWARI – Papua Youth Creative Hub (PYCH) dan PRISMA menyelenggarakan kegiatan Tanah Papua Youthpreneur Summit selama sehari di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Selasa (23/4/2024).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya pengembangan ekonomi Orang Asli Papua (OAP) dan peningkatan produktivitas pertanian khususnya sayuran.

Untuk diketahui, PRISMA merupakan program kemitraan Pemerintah Indonesia (melalui Kementerian PPN/Bappenas) dan Pemerintah Australia (melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia/ DFAT).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung tema “Kitong Muda, Kitong Bisa”, Tanah Papua Youthpreneur Summit melibatkan wirausahawan muda perwakilan PYHC dari 5 provinsi di Papua untuk saling berbagi ide dan mengembangkan kreativitas.

Ketua Umum PYHC, Simon Tabuni, memastikan Tanah Papua Youthpreneur Summit selaras dengan tujuan PYCH dalam upayanya menciptakan 100 wirausahawan baru.

Baca Juga :  YPTP Buka Pendaftaran Pelatihan Otomotif dan Pertukangan Gratis di Semarang, Ini Kriterianya

Adapun kolaborasi dengan PRISMA dimaksudkan untuk menarik minat orang Papua menggerakkan bisnis perdagangan sayuran.

Simon Tabuni mencontohkan studi yang dilakukan oleh PRISMA pada tahun 2019 menunjukkan bahwa hanya 1 dari 5 orang pedagang sayuran di wilayah Papua yang merupakan OAP.

Di sisi lain, lebih dari 50 persen kebutuhan sayuran masih didatangkan dari luar wilayah Papua.

Dengan begitu, wirausahawan muda OAP berpeluang besar dalam menggerakkan bisnis perdagangan sayuran.

“PYCH dan PRISMA berkolaborasi menarik minat pemuda Papua menjajal bisnis perdagangan sayuran sekaligus memberdayakan mama-mama Papua,” kata Simon Tabuni.

Lokakarya itu turut mengenalkan serta mempelajari model bisnis inklusif kepada para pengusaha muda. Model bisnis inklusif sudah dikembangkan Simon Tabuni lewat Anggi Mart dengan petani OAP di Kabupaten Pegunungan Arfak.

Baca Juga :  Asmat Krisis Pendidikan, Bupati Thomas Lakukan Asesmen Massal Guru dan Siswa

Wirausahawan muda peserta Tanah Papua Youthpreneur Summit diharap mengaplikasikan inovasi bisnis ke daerahnya sehingga akses petani terhadap pasar dapat meningkat.

Dalam kegiatan ini juga, PYHC dan PRISMA turut menghadirkan Pimpinan Departemen PPK Bank Papua Cabang Manokwari, Gomgom SM Simanjuntak, dan Mentor Agrobisnis, Rici Solihin untuk membahas sejumlah hal dalam diskusi panel.

Para peserta mendapatkan berbagai ilmu, di antaranya mengenai permodalan yang merupakan salah satu kendala selain pemasaran untuk pengembangan usaha di Papua.

Satu peserta Tanah Papua Youthpreneur Summit dari Wamena, Semuel Pigai, mengakui permodalan merupakan kendala yang sering dihadapi wirausahawan Papua.

Ia terlibat dalam Tanah Papua Youthpreneur Summit untuk mendengar langsung dari para pelaku bisnis yang lebih dulu menggerakkan usaha sayuran.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMA Negeri 1 Mimika Antusias Belajar Mitigasi Bencana di IFRC 2026
Bantuan Pembuatan Kandang Dukung Pengembangan Ternak Babi Abelom Kogoya
Daya Rusak El Nino dan Kabut Asap di Mimika: Ancaman Gagal Panen Petani Hidroponik
Dies Natalis ke-64, Uncen Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Cenderawasih Pos
Udara Tidak Sehat, Bupati Mimika Siapkan Edaran Peliburan Sekolah
Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah
Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri
Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:52 WIT

Siswa SMA Negeri 1 Mimika Antusias Belajar Mitigasi Bencana di IFRC 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIT

Bantuan Pembuatan Kandang Dukung Pengembangan Ternak Babi Abelom Kogoya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:04 WIT

Daya Rusak El Nino dan Kabut Asap di Mimika: Ancaman Gagal Panen Petani Hidroponik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:08 WIT

Dies Natalis ke-64, Uncen Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Cenderawasih Pos

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:27 WIT

Udara Tidak Sehat, Bupati Mimika Siapkan Edaran Peliburan Sekolah

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT