Tifa Creative Wakili Mimika di Apkasi Otonomi Expo 2025, Siap Tampilkan “Pangkur Sagu”

Endy Langobelen

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Tifa Creative dan Dekranasda Mimika sebelum berangkat ke Jakarta, Rabu (27/8/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Foto bersama Tifa Creative dan Dekranasda Mimika sebelum berangkat ke Jakarta, Rabu (27/8/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Suasana pagi di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Rabu (27/8/2025), terasa istimewa. Tujuh anak muda asal Mimika dari komunitas seni Tifa Creative berangkat ke Jakarta.

Mereka bukan sekadar melancong, melainkan membawa misi budaya: mewakili Kabupaten Mimika dalam lomba tari nasional pada ajang Apkasi Otonomi Expo 2025.

“Ya, ini kita Tifa mewakili Kabupaten Mimika untuk mengikuti kegiatan lomba seni budaya tingkat nasional di Jakarta melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi),” kata Alfo Smith, Artist Director Tifa Creative, sebelum keberangkatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pangkur Sagu” di Jakarta

Tahun ini, Tifa Creative akan menampilkan karya tari berjudul Pangkur Sagu. Tarian ini terinspirasi dari keseharian masyarakat Papua, khususnya Mimika, sekaligus merujuk pada filosofi masyarakat Kamoro yang dikenal dengan 3S: Sungai, Sampan, dan Sagu.

“Kami sudah siapkan karya tari yang kami akan bawakan adalah Tari Pangkur Sagu, yang transpirasi dari gerak-gerak keseharian masyarakat Papua, khususnya yang ada di Mimika dan transpirasi juga dengan filosofi masyarakat Kamoro yang disebut dengan 3S: Sungai, Sampan, dan Sagu, sebagai identitas,” ujar Alfo.

Baca Juga :  Hari Keempat IFRC di Freeport: Arena Uji Tangkas Rescuer hingga Hiburan Warga

Alfo menambahkan, selain dirinya ada enam penari yang siap tampil. Satu anggota lainnya, Dina Merani, ikut bergabung dalam rombongan Dekranasda Mimika yang turut berkolaborasi.

Tifa Creative dijadwalkan tampil pada 30 Agustus 2025, pukul 10.00 WIB. Mereka menargetkan prestasi sama seperti dua tahun lalu.

“Tentunya kami harus bisa menjadi juara satu lagi seperti tahun 2023 lalu,” ujar Alfo optimistis.

Dukungan dari Mimika

Bagi kelompok ini, kemenangan bukan hanya soal panggung. Faktor dukungan publik, terutama lewat media sosial, juga menjadi penentu.

Apkasi, menurut Alfo, menilai bukan hanya dari performa, melainkan juga dari proses dan interaksi sosial.

“Betul, karena Apkasi itu tidak hanya melihat dari performanya saja, tetapi melihat dari secara keseluruhan. Dan Apkasi tidak melihat hanya dari hasilnya, tapi dia melihat dari prosesnya. Itu yang mereka selalu mengikuti kita punya proses perkembangan di sosial media, antara like, nonton, share, itu yang mereka kayak terus tertarik untuk lihat,” kata Alfo.

Ocean Chelsea Laura Nussi, salah satu penari yang juga pernah menjadi Duta Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2024, menegaskan bahwa persiapan mereka sudah matang.

Baca Juga :  Pos Jaga Sentra 1710 di Mimika Terbakar, 3 Personel TNI Jadi Korban

“Untuk persiapan sejauh ini sudah 100 persen. Kami siap untuk mengikuti lomba dan juga kita sudah latihan 100 persen,” katanya.

Ocean menambahkan, tarian Pangkur Sagu kali ini akan terasa lebih hidup karena dilengkapi properti khas Papua.

“Kali ini kami juga menambahkan properti tifa dalam tarian ini,” ujarnya.

Tentang Apkasi Otonomi Expo

Apkasi Otonomi Expo (AOE) adalah ajang tahunan yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia.

Pameran ini mempertemukan ratusan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas kreatif untuk memamerkan potensi daerah masing-masing.

Selain expo produk unggulan, AOE juga diramaikan dengan lomba seni budaya antar daerah sebagai etalase kekayaan tradisi Nusantara.

Harapan Tifa Creative sederhana namun penuh makna: mereka ingin mengulang sukses 2023, sekaligus mengibarkan nama Mimika di tingkat nasional.

“Harapannya sih tetap sama kaya tahun 2023, dapat juara satu lagi. Untuk masyarakat kita mohon dukungan doanya biar kami bisa dapat juara lagi,” ucap Ocean.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kamoro dan Amungme Freeport Sapu Gelar, Boyong Juara Umum IFRC 2026
Tim Kamoro PTFI Berhasil Rebut Emas Fire Fighter Combat Challenge di IFRC 2026
13 Tim Berpacu dengan Waktu dalam Simulasi Rescue Bawah Air IFRC 2026
Hari Keempat IFRC di Freeport: Arena Uji Tangkas Rescuer hingga Hiburan Warga
Uji Kompetensi Penyelamat Awali Rangkaian IFRC 2026 di Kuala Kencana
IFRC 2026 Jadi Sarana Edukasi Keselamatan yang Menarik Minat Masyarakat Mimika
Hari Kedua IFRC 2026, 17 Tim Penyelamat Diuji dalam Tiga Kategori Ekstrem
IFRC 2026 Resmi Dibuka, 17 Tim Siap Adu Ketangkasan Jinakkan Api dan Penyelamatan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:29 WIT

Tim Kamoro dan Amungme Freeport Sapu Gelar, Boyong Juara Umum IFRC 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:04 WIT

Tim Kamoro PTFI Berhasil Rebut Emas Fire Fighter Combat Challenge di IFRC 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:09 WIT

13 Tim Berpacu dengan Waktu dalam Simulasi Rescue Bawah Air IFRC 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:43 WIT

Hari Keempat IFRC di Freeport: Arena Uji Tangkas Rescuer hingga Hiburan Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:07 WIT

Uji Kompetensi Penyelamat Awali Rangkaian IFRC 2026 di Kuala Kencana

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT