TNI Evakuasi Jenazah Sipil Korban Penembakan di Yahukimo

Kevin Kurni

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koops TNI Habema mengevakuasi 2 Jenazah suami-istri yang menjadi korban penembakan OPM di Yahukimo (Foto: Humas Satgas TNI Habema)

Koops TNI Habema mengevakuasi 2 Jenazah suami-istri yang menjadi korban penembakan OPM di Yahukimo (Foto: Humas Satgas TNI Habema)

MIMIKA – Koops TNI Habema telah mengevakuasi dua jenazah warga sipil korban penembakan yang diduga dilakukan kelompok OPM di Distrik Seradala, Yahukimo, Papua Pegunungan. Sementara satu korban lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian dan evakuasi.

Perkembangan tersebut disampaikan Panglima Koops TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, dalam konferensi pers di Timika, Papua Pegunungan, Kamis (23/7/2026).

Yudha menjelaskan, insiden penembakan terhadap tiga warga sipil terjadi pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIT di Distrik Seradala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiga korban diketahui bernama Yentinus Kogoya, istrinya Pam Wendakme, serta seorang perempuan dari Suku Unaukam yang identitasnya masih belum diketahui.

Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, Koops TNI Habema langsung mengerahkan pasukan untuk melaksanakan evakuasi ke lokasi yang berjarak sekitar 65 kilometer dari pusat Kabupaten Yahukimo dengan kondisi medan yang berat.

“Kami baru dapat informasinya kemarin siang, segera kita kerahkan pasukan untuk melaksanakan evakuasi. Dimana jarak lokasi kejadian dengan Kabupaten Yahukimo ke Seradala itu sekitar 65 kilometer, cukup jauh. Medannya cukup ekstrem,” kata Yudha.

Dalam perjalanan menuju lokasi, tim lebih dahulu menemukan jejak darah sebelum akhirnya terlibat kontak tembak dengan kelompok OPM yang diduga telah menunggu kedatangan pasukan.

Baca Juga :  Tiga Unsur Ini Punya Peran Penting Untuk Penyelesaian Tapal Batas Kapiraya

“Sekitar pukul 11.40 terjadi kontak tembak dengan OPM. Mereka sudah menunggu kita, tapi alhamdulillah kita bisa mengantisipasi hal tersebut karena keberanian pasukan kita kemudian kecepatan penindakan dan penindakan yang terukur terhadap situasi ancaman sehingga OPM tersebut dapat dilumpuhkan,” ujarnya.

Setelah situasi dinyatakan aman, tim berhasil mengevakuasi dua jenazah korban sekitar pukul 11.50 WIT.

Kedua jenazah kemudian diterbangkan ke RSUD Yahukimo sekitar pukul 14.30 WIT untuk menjalani proses visum sebelum diserahkan kepada pihak berwenang. Sementara satu korban lainnya masih dalam proses pencarian untuk dievakuasi.

Yudha mengaku kondisi kedua jenazah yang ditemukan sangat memprihatinkan.

“Jenazah kami lihat dalam dokumentasi ditemukan dalam kondisi, mohon maaf, telanjang dan kurang layak dan sangat-sangat tidak manusiawi. Oleh karena itu, kami dari Koops TNI Habema tadi juga bersama dengan Bupati Yahukimo mengecam keras dan mengutuk tindakan yang sangat biadab ini. Kami berharap tidak terjadi korban masyarakat. Kami juga berharap Papua menuju damai,” tegasnya.

Ia mengatakan, Bupati Yahukimo yang turut mendampingi proses penanganan menyampaikan bahwa gangguan keamanan telah berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan hingga pelayanan kesehatan.

Menurut Yudha, masyarakat menginginkan situasi keamanan segera pulih agar dapat kembali beraktivitas secara normal.

Baca Juga :  Gerebek Judi Sabung Ayam, Polres Jayapura Amankan 4 Orang

Kondisi tersebut juga diperparah dengan masih tertutupnya akses Bandara Balinggama pasca insiden penembakan pilot warga negara Amerika Serikat beberapa waktu lalu, sehingga distribusi layanan kesehatan, pendidikan, maupun hasil kebun masyarakat menjadi terganggu.

Saat ini, personel Koops TNI Habema masih disiagakan di Landasan Perintis Balinggama untuk mengamankan wilayah sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat.

“Kami berusaha untuk menumbuhkan kembali kepercayaan diri masyarakat untuk dapat beraktivitas kembali, menuju kembali normal dan kita TNI Habema berharap dengan dukungan rakyat, Pemda, Lembaga lain dapat bekerja sama dengan kami semua, karena Koops TNI Habema terdapat satuan tugas teritorial, satuan tugas tempur, dan satuan tugas bantuan administrasi yang dapat mendukung kegiatan kesehatan, pendidikan, perekonomian sehingga bisa saling sinkron,” katanya.

Yudha juga membantah tuduhan yang menyebut ketiga korban merupakan agen TNI.

“Kami juga menyampaikan bahwa tuduhan dari OPM bahwa tiga korban tersebut merupakan agen dari kami itu tidak benar. Itulah kenapa kami tadi dalam melaksanakan evakuasi langsung menuju RSUD dan bagi kami, keselamatan, keamanan masyarakat Papua adalah menjadi puncak perhatian bagi kami. Jadi tidak peduli baik untuk WNA maupun WNI jadi pusat utama perhatian kami mengerahkan kekuatan, mengerahkan pasukan supaya mendukung menuju Papua damai,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buru Pelaku Kriminal, Polres Mimika Gelar Operasi Sikat Noken
OPM Klaim Tembak 3 Mata-mata dan 1 Polisi di Yahukimo
Perkara Pinjam Motor, Seorang Pria Ditikam di Mimika
Kejar Pelaku Begal, Korban Malah Dikeroyok di Jalan Cenderawasih Mimika
Kasus Proyek RBLH di Hoya Masih Tahap Penyelidikan, Belum Ada Tersangka
Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Mimika, Sejumlah Barang Bukti Disita
5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema
Pemuda 22 Tahun Ditemukan Tewas di Mimika, Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIT

Buru Pelaku Kriminal, Polres Mimika Gelar Operasi Sikat Noken

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:25 WIT

TNI Evakuasi Jenazah Sipil Korban Penembakan di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:20 WIT

OPM Klaim Tembak 3 Mata-mata dan 1 Polisi di Yahukimo

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:59 WIT

Perkara Pinjam Motor, Seorang Pria Ditikam di Mimika

Senin, 20 Juli 2026 - 12:53 WIT

Kejar Pelaku Begal, Korban Malah Dikeroyok di Jalan Cenderawasih Mimika

Berita Terbaru

Koops TNI Habema mengevakuasi 2 Jenazah suami-istri yang menjadi korban penembakan OPM di Yahukimo (Foto: Humas Satgas TNI Habema)

Hukrim

TNI Evakuasi Jenazah Sipil Korban Penembakan di Yahukimo

Jumat, 24 Jul 2026 - 06:25 WIT

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Hukum Papua, Anthonius M. Ayorbaba. (Foto: Ahmad)

Pemerintahan

Kakanwil Hukum Papua Minta Mimika Segera Terbitkan Perda HKI

Jumat, 24 Jul 2026 - 06:17 WIT