Ikan Tongkol dari Fakfak Masuk Mimika Dipastikan Aman Konsumsi

Rachmat Julaini

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Karantina Papua Tengah melakukan pemeriksaan ikan dari Fak-fak yang masuk ke Mimika melalui pelabuhan Poumako. (Foto: Istimewa)

Balai Karantina Papua Tengah melakukan pemeriksaan ikan dari Fak-fak yang masuk ke Mimika melalui pelabuhan Poumako. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Balai Karantina Papua Tengah memastikan sebanyak 1,5 ton ikan tongkol asal Kabupaten Fakfak yang masuk ke Kabupaten Mimika, lewat Pelabuhan Pomako, dalam kondisi layak edar dan aman dikonsumsi masyarakat.

Hal itu dipastikan usai petugas Karantina Papua Tengah melalui Pos Pelayanan Pelabuhan Pomako memeriksa sebanyak 1,5 ton ikan tongkol yang dikemas dalam 25 boks.

Kepala Balai Karantina Papua Tengah, Anton Panji Mahendra, Kamis (9/7/2026) mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan mutu dan kesehatan komoditas perikanan yang masuk ke wilayah Papua Tengah tetap terjaga.

“Kami memastikan seluruh komoditas perikanan yang masuk telah memenuhi persyaratan kesehatan dan mutu sehingga aman untuk diperjualbelikan maupun dikonsumsi masyarakat,” kata Anton.

Menurut dia, petugas tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen karantina, tetapi juga melakukan pemeriksaan organoleptik terhadap ikan guna mengetahui tingkat kesegaran dan kualitas produk.

Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan warna, aroma, tekstur hingga kondisi fisik ikan untuk memastikan tidak terdapat indikasi penurunan mutu maupun penyakit ikan karantina.

Anton menjelaskan pengawasan terhadap lalu lintas komoditas perikanan menjadi langkah penting untuk mencegah masuk dan menyebarnya Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK) dari satu daerah ke daerah lain.

Baca Juga :  Dividen PTFI untuk Pemda Masih Menjadi Mimpi Panjang

“Kami ingin perdagangan komoditas perikanan tetap berjalan lancar, tetapi aspek biosekuriti dan perlindungan sumber daya hayati juga harus tetap dijaga,” ujarnya.

Balai Karantina Papua Tengah juga mengimbau para pelaku usaha dan masyarakat agar selalu melengkapi dokumen karantina setiap melakukan pemasukan maupun pengeluaran komoditas hewan, ikan dan tumbuhan.

Ia menambahkan kepatuhan terhadap prosedur karantina menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan serta mendukung perdagangan yang sehat dan berkelanjutan di Papua Tengah.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia
UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026
Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan
Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha
Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare
IHLS Gelar Bazaar di SAGA Waena, Tawarkan 15 Ribu Perkakas Rumah Tangga
Defisit Rp600 Miliar Mengintai, Mimika Percepat Diversifikasi Ekonomi
Menuju Penerapan Perda Perlindungan UMKM OAP, Pemkab Mimika Mulai Lakukan Sosialisasi

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:36 WIT

Ikan Tongkol dari Fakfak Masuk Mimika Dipastikan Aman Konsumsi

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:21 WIT

Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:27 WIT

UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:09 WIT

Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:08 WIT

Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha

Berita Terbaru