3 Warga Jadi Korban dalam Kericuhan di Pos Brimob Mimika

Endy Langobelen

Selasa, 14 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Pos Penjagaan Brimob di Jalan Gorong-gorong, Kelurahan Koperapoka, Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, usai diserang pada Senin (13/1/2025) malam. (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar Video)

Kondisi Pos Penjagaan Brimob di Jalan Gorong-gorong, Kelurahan Koperapoka, Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, usai diserang pada Senin (13/1/2025) malam. (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar Video)

MIMIKA – Peristiwa kericuhan yang terjadi di Pos Penjagaan Brimob, Jalan Gorong-gorong, Kelurahan Koperapoka, Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Senin (13/1/2025) malam, mengakibatkan tiga warga menjadi korban luka-luka.

Hal itu disampaikan oleh Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena, saat dikonfirmasi via telpon pada Selasa (14/1/2025) siang.

“Tiga orang korban. Yang jelas (kondisinya) luka-luka. Tapi tadi malam ketiganya sudah pulang. Tidak ada yang meninggal. Jadi mereka cuma rawat jalan sekitar jam 11 malam,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, peristiwa kericuhan ini bermula saat seorang warga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras mendatangi Pos Penjagaan Brimob.

Anggota yang sedang berjaga kemudian menyarankan agar yang bersangkutan segera pulang. Namun, setelah beranjak dari pos penjagaan, yang bersangkutan kemudian terjatuh di depan pos.

Baca Juga :  Pengurus Pewarta Foto Indonesia Timika Periode 2024-2027 Resmi Terbentuk

Saat yang bersangkutan hendak dievakuasi ke rumah sakit, ada sejumlah warga yang tidak mengizinkannya. Alhasil beberapa saat kemudian, aksi pelemparan batu terhadap Pos Brimob itu pun terjadi.

Akibatnya sejumlah jendela di Pos Penjagaan tersebut berguguran kaca. Beberapa barang seperti televisi, handphone, dan sebagainya pun lenyap dari dalam pos. Adapun terlihat kobaran nyala api di sekitar pos.

Sementara itu, ketika berita tentang kejadian penyerangan ini diunggah di media sosial, tidak sedikit warganet yang memberikan komentar bahwa kronologi yang disampaikan pihak kepolisian tidak sesuai dengan peristiwa yang sesungguhnya terjadi.

Ada yang menyebutkan bahwa orang mabuk tersebut awalnya dipukul oleh anggota Brimob hingga nafasnya terengah-engah.

Baca Juga :  PT MRP dan Persoalan Aktivitas Tambang Nikelnya di Raja Ampat

“Faktanya Brimob yang di situ yang pukul kakak satu itu sampai nafas satu-satu,” komentar dari akun Instagram @okeudahhh._ pada unggahan video berita @papua60detik.

“Kronologi tidak logis sekali,” tulis akun @emmanuel_jhose di kolom komentar unggahan video berita akun Instagram @galeripapuacom.

Berkaitan dengan informasi pemukulan itu, Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq, menyatakan bahwa informasi itu tidak benar. Dia menegaskan tidak ada pemukulan yang dilakukan oleh anggota Brimob kepada orang mabuk tersebut.

“Untuk orang yang dipukul nihil. Yang bersangkutan mabuk berat saat datang ke Pos Brimob. Sampai dengan tadi malam, yang bersangkutan masih dalam keadaan mabuk saat kita cek di rumah sakit. Yang bersangkutan mabuk berat dikira dipukul, padahal orang mabuk,” jelas Fajar.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Dua Orang Terluka dalam Bentrok Antar Pemuda di Gorong-gorong Timika

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 April 2026 - 21:52 WIT

Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT