8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua

Endy Langobelen

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi kembalinya delapan anggota TPNPB-OPM Kodap XV Ngalum Kupel ke NKRI. (Foto: Istimewa/Koops TNI Habema)

Prosesi kembalinya delapan anggota TPNPB-OPM Kodap XV Ngalum Kupel ke NKRI. (Foto: Istimewa/Koops TNI Habema)

PEGUNUNGAN BINTANG – Delapan anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XV Ngalum Kupel secara sukarela menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Lapangan Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (10/6/2026).

Peristiwa tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Kiwirok yang selama beberapa tahun terakhir hidup di tengah dinamika konflik keamanan.

Kehadiran warga dari 12 kampung bersama tokoh adat, tokoh agama, pemerintah distrik, dan aparat TNI menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap terciptanya situasi yang lebih aman dan kondusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar kesetiaan kepada NKRI oleh delapan eks anggota TPNPB-OPM.

Mereka juga menyerahkan Bendera Bintang Kejora, menandatangani naskah ikrar, mencium Sang Merah Putih, serta menyerahkan senjata yang selama ini mereka miliki.

Wakil Panglima Komando Operasi (Wapangkoops) TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa masa depan Papua harus dibangun melalui persaudaraan dan kerja sama, bukan konflik.

Baca Juga :  Seorang Pelajar di Mimika Nyaris Dibacok Orang Tak Dikenal

“Kita semua memiliki harapan yang sama, yaitu anak-anak dapat bersekolah dengan tenang, masyarakat dapat berkebun dan berdagang dengan aman, serta kampung-kampung berkembang menjadi tempat yang membawa kesejahteraan bagi seluruh warganya,” ujar Brigjen TNI Riyanto.

“Mari kita bergandengan tangan membangun Papua bersama-sama. Kita semua TNI siap mendampingi Masyarakat mewujudkan papua yang damai dan sejahtera,” imbuhnya.

Riyanto mengaku bersyukur dapat kembali mengunjungi Kiwirok dan melihat perkembangan positif yang mulai tumbuh di tengah masyarakat.

Ia juga mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di hutan untuk tidak ragu kembali kepada keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, pintu perdamaian tetap terbuka bagi siapa pun yang ingin meninggalkan konflik dan ikut membangun daerahnya.

Kepala Distrik Kiwirok, Abdeus Tepmul, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berupaya menjaga keamanan sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga :  100 Personel Gabungan Amankan Arus Mudik Lebaran di Mimika

Ia menegaskan bahwa pemerintah distrik bersama masyarakat akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat pemulihan dan pembangunan di wilayah Kiwirok dan 12 kampung yang berada di bawah administrasinya.

Bagi warga Kiwirok, kembalinya delapan anggota TPNPB-OPM bukan hanya menjadi simbol berakhirnya keterlibatan mereka dalam konflik, tetapi juga menumbuhkan optimisme baru terhadap masa depan daerah tersebut.

Suasana haru mewarnai prosesi ikrar yang berlangsung di hadapan masyarakat. Momen tersebut menjadi gambaran bahwa pendekatan kemanusiaan dan dialog masih menjadi jalan yang efektif dalam membangun kepercayaan serta membuka ruang rekonsiliasi di tengah masyarakat.

Usai pelaksanaan ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis, ramah tamah, serta makan bersama antara jajaran TNI dan masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat dan warga, sekaligus menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan demi kelangsungan pembangunan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM
Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta
Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:10 WIT

Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terbaru