Home / DPR / Utama

Janji Maximus untuk Mama-Mama Kamoro: Transportasi Gratis dan Pasar Layak

Sabtu, 16 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Bupati Mimika, Maximus Tipagau, mendengarkan aspirasi masyarakat di Pasar Gorong-Gorong  di Jalan Airport Lama, Timika, Jumat (15/11/2024). (Foto: Istimewa/Tim Media Maximus-Peggi)

Calon Bupati Mimika, Maximus Tipagau, mendengarkan aspirasi masyarakat di Pasar Gorong-Gorong di Jalan Airport Lama, Timika, Jumat (15/11/2024). (Foto: Istimewa/Tim Media Maximus-Peggi)

MIMIKA – Calon Bupati Mimika nomor urut 2, Maximus Tipagau, melakukan blusukan ke Pasar Gorong-Gorong di Jalan Airport Lama, Timika, Jumat (15/11/2024).

Kedatangan Maximus disambut antusias oleh para pedagang, khususnya mama-mama asal Suku Kamoro.

Tak butuh waktu lama, mama-mama kamoro langsung menyampaikan aspirasinya kepada calon bupati nomor urut 02 Maximus Tipagau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun menjadi tempat perputaran ekonomi bagi banyak pedagang lokal, mereka mengeluhkan kondisi pasar tempat mereka berjualan yang nyatanya masih jauh dari kondisi yang memadai.

Menurut mama Bertha, salah satu masalah utama yang dihadapi para mama-mama Suku Kamoro adalah kurangnya pembeli yang datang, serta lokasi yang kurang strategis, dan jauh dari perhatian pemerintah.

Para pedagang merasa terpinggirkan, terlebih lagi ketika Pasar Lama yang berada di pusat kota menjadi lebih ramai dan populer, meninggalkan Pasar Gorong-Gorong dengan pembeli yang semakin sedikit.

“Saya harap Bapak Maximus bisa memperhatikan kondisi kami. Kami sudah lama berjualan di sini, tapi pembelinya sangat sedikit. Bahkan, kami yang berasal dari suku Kamoro sering berjualan di pinggir jalan karena tidak ada tempat yang layak,” ungkap Mama Bertha.

Baca Juga :  Satu Lagi Tukang Ojek Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Belakang Keuskupan Timika

Tak hanya itu, Keluhan tersebut bukan hanya tentang kondisi pasar yang kurang kondusif, namun juga tentang keterbatasan akses transportasi yang menghambat para pedagang untuk memindahkan dagangannya ke Pasar Baru yang lebih besar dan lebih ramai.

“Kami sebenarnya sudah terdaftar sebagai penjual di Pasar Baru, tetapi kami terkendala masalah transportasi. Biaya transportasi yang tinggi dan terbatasnya sarana angkutan yang ada saat ini. Jadi, tolong bapak, bantu kami,” pintanya kepada Maximus.

Menanggapi keluhan tersebut, Maximus dengan tegas menyatakan masalah ini perlu mendapatkan perhatian serius.

Ia berjanji untuk memberi solusi yang konkret bagi para pedagang di Timika, khususnya mama-mama Papua yang berjualan di Pasar Gorong-Gorong.

“Kalau memang mama-mama sudah terdaftar sebagai penjual di Pasar Baru Timika, saya akan bantu. Saya akan menyediakan transportasi gratis untuk mama-mama Papua yang ingin berjualan di sana,” tuturnya.

“Saya sadar, masalah transportasi ini sangat menghambat. Oleh karena itu, saya akan pastikan ada solusi bagi mereka yang kesulitan untuk berjualan di tempat yang layak dan lebih strategis,” ujar Maximus dengan penuh keyakinan.

Maximus juga menegaskan jika dirinya terpilih sebagai Bupati Timika, perhatian terhadap kesejahteraan pedagang kecil dan mama-mama Papua akan menjadi salah satu prioritas utama dalam program kerjanya.

Baca Juga :  Satgas Yonif R 631/Atg Resmikan Taman Bermain Anak di Kampung Waa Banti

Selain itu, lanjut Maximus, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan harus dimulai dari memperhatikan kondisi pasar tradisional dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi masyarakat lokal untuk berkembang.

“Jika saya terpilih menjadi Bupati Mimika, saya berjanji akan memperhatikan kesejahteraan mama-mama yang berjualan di pasar, terutama masalah transportasi yang menjadi kendala besar bagi mereka. Saya akan memastikan mereka mendapatkan akses yang lebih baik dan fasilitas yang memadai untuk mendukung usaha mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, para mama-mama yang hadir di pasar memberikan doa dan dukungan penuh kepada Maximus.

Mereka berharap, jika kelak Maximus terpilih menjadi Bupati Timika, janji-janji yang diucapkan dapat direalisasikan dan membawa perubahan nyata bagi kehidupan mereka.

“Semoga Bapak Maximus bisa menjadi Bupati yang mendengarkan keluhan kami. Kami butuh perhatian, dan kami berharap dia bisa memperbaiki kondisi pasar ini agar kami bisa berjualan dengan lebih baik dan mendapatkan penghasilan yang layak,” ungkap seorang mama penjual sayur dari Suku Kamoro. (Adv)


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mandenas Tekankan Pengawasan WNA di Timika, Dorong Kanwil Imigrasi Papua Tengah
Mandenas–Kapolda Sidak Bulog Timika, Pastikan Stok Aman dan Distribusi ke Pegunungan Dipercepat
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
DPRK Mimika dan TNI-Polri Petakan Wilayah Rawan, Fokus Mitigasi Konflik
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
DPRK Mimika Sebut Perda Perlindungan UMKM OAP Tidak Melarang Pedagang Non-OAP
Berkunjung ke Atuka, Komisi IV DPRK Mimika Dorong Pengelolaan Profesional Air Bersih

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:50 WIT

Mandenas Tekankan Pengawasan WNA di Timika, Dorong Kanwil Imigrasi Papua Tengah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:41 WIT

Mandenas–Kapolda Sidak Bulog Timika, Pastikan Stok Aman dan Distribusi ke Pegunungan Dipercepat

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Jumat, 17 April 2026 - 11:43 WIT

DPRK Mimika dan TNI-Polri Petakan Wilayah Rawan, Fokus Mitigasi Konflik

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT