Rasionalisasi, Anggaran Kios Pangan Keliling di Mimika Dipangkas

Ahmad

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Kios Pangan Keliling yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jumat (14/2/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kegiatan Kios Pangan Keliling yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jumat (14/2/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Anggaran program Kios Pangan Keliling Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika turut dipangkas setelah dilakukan refocusing dalam rangka efisiensi anggaran di tahun 2025.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Husnia, mengatakan bahwa Kios Pangan Keliling merupakan program dari Dinas Ketahanan Pangan untuk memberdayakan para petani lokal binaan untuk memasarkan hasil taninya.

Kios Pangan Keliling ini menjual pangan lokal seperti sayuran dan ubi-ubian dengan harga subsidi serta mengikutsertakan beberapa jenis komoditas lainnya untuk menarik minat masyarakat selaku konsumen.

Kios Pangan Keliling menjangkau pemukiman yang padat penduduk untuk menjual hasil tani dari para petani lokal di Kabupaten Mimika, tak hanya petani binaan Dinas Ketahanan Pangan.

“Jadi tujuannya kita itu membantu memasarkan hasil tani masyarakat Orang Asli Papua (OAP) petani lokal agar mengefisiensi waktu dan tenaga mereka serta biaya transportasi sehinga mereka tidak duduk lama lagi menjual di Pasar,” kata Husnia saat ditemui, Jumat (14/2/2025).

Akibat refocusing ini, anggaran yang tadinya dialokasikan untuk pelaksanaan program Kios Pangan Keliling harus dipangkas.

Baca Juga :  Istri Karyawan dan Kontraktor PTFI Peringati Hari Kartini dan HUT PWKK Ke-27

“Memang kita di Dinas Ketahanan Pangan kebetulan yang dapat refocusing itu kegiatan ini (Kios Pangan Keliling), kita ada pemotongan kemarin lumayan, kita ada pemotongan satu milliar rupiah,” katanya.

Husnia menerangkan, dampak dari refocusing anggaran ini, rencana pengambilan hasil tani dari beberapa kelompok pun terpaksa dikurangi.

Husnia menyebutkan, sebelumnya saat belum dilakukan refocusing anggaran, dana yang dialokasikan untuk pelaksanaan program Kios Pangan Keliling ini sebesar Rp2 milliar.

“Sekitar Rp2 milliar lebih kalau tidak salah. Jadi, Rp1 milliar dipotong,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah
Plh Kadinkes Mimika Buka Ruang bagi Pengusaha Lokal, Tetap Kedepankan Seleksi
Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri
Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat
Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026
Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika
Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan
Kementrian UMKM Dorong Freeport Perkuat Kemitraan dengan Pelaku Usaha di Mimika

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:51 WIT

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:31 WIT

Plh Kadinkes Mimika Buka Ruang bagi Pengusaha Lokal, Tetap Kedepankan Seleksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIT

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:22 WIT

Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026

Berita Terbaru

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT