Sambut Nyepi, Umat Hindu Mimika Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pasar

Ahmad

Minggu, 16 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umat Hindu di Kabupaten Mimika tengah melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman pohon di area Pasar Sentral Timika, Minggu (16/2/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Umat Hindu di Kabupaten Mimika tengah melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman pohon di area Pasar Sentral Timika, Minggu (16/2/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Dalam rangka menyongsong hari raya Nyepi Saka 1947 tahun 2025, Umat Hindu di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melakukan penanaman bibit pohon kelapa serta aksi sosial bersih-bersih di area Pasar Sentral Timika, Minggu (16/2/2025).

Aksi bersih-bersih dan penanaman pohon ini dimulai pukul 07.00 WIT di area Pasar Sentral Timika, tepatnya di sekitaran Sentra Kuliner, Gedung A, dan Gedung B hingga di area parkiran.

Ketua Parisade Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Mimika, I Nyoman Dwitana, menjelaskan kegiatan ini berkiblat pada ajaran Hindu tentang tiga penyebab kesejahteraan yang merupakan kearifan lokal Bali yang menekankan hubungan harmonis antara manusia, Tuhan, dan alam, yang disebut Tri Hita Karana.

“Jadi, kita di dalam perayaan hari Nyepi ini kita melaksanakan Tri Hita Karana. Dalam hari Raya Nyepi ini, kita melaksanakan ucapan syukur sebagai hari raya Saka kepada Tuhan, kita bakti sosial, itu kita melaksanakan aksi bersih-bersih ini dan donor darah,” kata I Nyoman.

I Nyoman melanjutkan, aksi bersih-bersih ini juga merupakan bentuk penghormatan umat Hindu terhadap alam dengan menjaga kebersihan lingkungan, melakukan penghijauan agar tetap lestari.

Lewat aksi bersih-bersih dan penanaman pohon kelapa di Pasar Sentral Timika ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk senantiasa peduli serta menjaga kebersihan lingkungan terutama di area Pasar Sentral Timika.

Kata I Nyoman, Pasar Sentral Timika sendiri di mata Umat Hindu Kabupaten Mimika sudah seperti halaman bersama sehingga harus dijaga kebersihannya.

Baca Juga :  Bright Gas Fest 2023, Pertamina Edukasi Penggunaan Gas bagi Warga Mimika

“Pasar ini diharapkan ke depan menjadi lebih baik sehingga menjadi pasar yang humanis, yang hijau, di samping bersih juga diharapkan bisa hijau,” ungkap I Nyoman.

Adapun jumlah bibit pohon kelapa yang ditanam dalam kegiatan ini sebanyak 65 pohon.

I Wayan juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan agar tetap lestari.

Sementara itu, aksi sosial lainnya yang akan dilaksanakan dalam rangka menyambut hari raya Nyepi yakni melakukan donor darah pada tanggal 2 Maret 2025 di Pura yang berada di Kelurahan Wonosari Jaya, Satuan Pemukiman (Sp) 4, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parade Paskah Timika Tampilkan Toleransi dan Keragaman Warga
GPKAI Timika Gelar Seminar Paskah, Bahas Makna Penyaliban Yesus
Ribuan Umat Meriahkan Pawai Obor Fajar Paskah 2026 di Mimika
Waspada Penipuan Haji di Mimika, Modus Percepatan Berangkat Rugikan Jemaah
Keberangkatan Haji Mimika 2026 Tak Terganggu Konflik Timur Tengah
Gema Takbir di Jantung Mimika: Pawai Kemenangan yang Menyatukan Keberagaman
Lebaran Lebih Awal, Muhammadiyah Mimika Tekankan Toleransi di Tengah Perbedaan
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Serentak, 1 Syawal Jatuh 21 Maret

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 19:42 WIT

Parade Paskah Timika Tampilkan Toleransi dan Keragaman Warga

Minggu, 5 April 2026 - 04:12 WIT

GPKAI Timika Gelar Seminar Paskah, Bahas Makna Penyaliban Yesus

Minggu, 5 April 2026 - 03:40 WIT

Ribuan Umat Meriahkan Pawai Obor Fajar Paskah 2026 di Mimika

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:20 WIT

Waspada Penipuan Haji di Mimika, Modus Percepatan Berangkat Rugikan Jemaah

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:57 WIT

Keberangkatan Haji Mimika 2026 Tak Terganggu Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, memberikan penghormatan terakhir kepada korban insiden tambang bawah tanah melalui peletakan karangan bunga di site DMLZ, Mimika, Selasa (7/4/2026). Tragedi September 2025 menjadi titik balik perusahaan dalam memperketat protokol keselamatan kerja. (Foto: Dokumen PTFI)

Freeport

Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan

Kamis, 9 Apr 2026 - 01:09 WIT