GPKAI Timika Gelar Seminar Paskah, Bahas Makna Penyaliban Yesus

Kevin Kurni

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaat mengikuti seminar Paskah tentang makna penyaliban Yesus Kristus di Gereja GPKAI, Timika, Papua Tengah, Sabtu, 4 April 2026. Foto: GaleriPapua/Kevin Kurni

Jemaat mengikuti seminar Paskah tentang makna penyaliban Yesus Kristus di Gereja GPKAI, Timika, Papua Tengah, Sabtu, 4 April 2026. Foto: GaleriPapua/Kevin Kurni

MIMIKA – Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) Timika menggelar seminar rohani bertajuk makna penyaliban Yesus Kristus di Gedung Gereja GPKAI, Jalan Kaimana, Timika, Papua Tengah, Sabtu, 4 April 2026. Kegiatan ini diikuti kalangan pemuda serta jemaat Phillipi untuk memperdalam pemahaman iman, khususnya terkait makna teologis di balik kematian Yesus di kayu salib.

Pemapar materi, Yermias Eliasar Alunat, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam kepada jemaat tentang esensi penebusan dalam ajaran Kristen. “Seminar ini bertujuan agar jemaat memahami makna teologis penyaliban Yesus Kristus di kayu salib,” ujarnya.

Baca Juga :  Ibadah Bersama Dua Persekutuan Lingkup IKT Mimika, Ini Pesan Yusuf Rombe

Pemapar materi, Yermias Eliasar Alunat, mengatakan seminar ini bertujuan memperdalam pemahaman jemaat tentang makna teologis penyaliban Yesus Kristus. “Tujuannya agar jemaat memahami makna penyaliban Yesus Kristus di kayu salib,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seminar ini, kata Eliasar, juga menjadi ruang diskusi untuk memperkaya perspektif teologis sekaligus memperkuat nilai spiritual menjelang Paskah.

Menurut dia, pemahaman yang tepat penting agar umat tidak sekadar merayakan Paskah, tetapi menghayati nilai pengorbanan dan kasih. “Paskah merupakan simbol pengorbanan Yesus Kristus bagi keselamatan manusia,” katanya.

Baca Juga :  MUI Harap Keterlibatan Umat Beragama di Mimika Sukseskan MTQ ke-30 se-Tanah Papua

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar bilang, Paskah tidak hanya menjadi momentum perayaan keagamaan, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual yang dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menekankan pentingnya menjadikan semangat Paskah sebagai landasan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial.

“Saya menghimbau agar dalam sukacita Hari Raya Paskah ini, masyarakat Kristiani juga mendoakan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia agar hidup dalam suasana damai, tenteram, sejuk, dan penuh harmoni,” kata Menag Nasaruddin Umar dalam keterangan tertulisnya kepada GaleriPapua, Sabtu, 4 April 2026.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air
391 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Makassar, Dua Masih Dirawat di Madinah
Masjid Nurul Hidayah Juara 1 Lomba Kebersihan Jelang Iduladha di Mimika Baru
Petrosea All Freeport Project Serahkan Satu Ekor Sapi Qurban kepada Masyarakat
Sambut Iduladha, 26 Masjid di Mimika Baru Bersaing dalam Lomba Kebersihan
387 Jemaah Haji Asal Papua Berangkat ke Arab Saudi Hari ini
Mimika Prioritaskan Jemaah Lansia dan Disabilitas dalam Keberangkatan Haji 1447 H
Parade Paskah Timika Tampilkan Toleransi dan Keragaman Warga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:50 WIT

Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:48 WIT

391 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Makassar, Dua Masih Dirawat di Madinah

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:29 WIT

Masjid Nurul Hidayah Juara 1 Lomba Kebersihan Jelang Iduladha di Mimika Baru

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:24 WIT

Petrosea All Freeport Project Serahkan Satu Ekor Sapi Qurban kepada Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:32 WIT

Sambut Iduladha, 26 Masjid di Mimika Baru Bersaing dalam Lomba Kebersihan

Berita Terbaru