Seorang Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Kritis dan Dirujuk ke Jayapura

Endy Langobelen

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RK (29 tahun), korban penembakan di Dekai, Yahukimo, dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. (Foto: Dok. Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026)

RK (29 tahun), korban penembakan di Dekai, Yahukimo, dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. (Foto: Dok. Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026)

YAHUKIMO – Seorang warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo saat melintas di Distrik Dekai, Senin (27/4/2026).

Berdasarkan siaran pers dari Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, disampaikan bahwa korban berinisial RK, berusia 29 tahun.

Korban yang merupakan tenaga profesional di lingkungan Pemerintah Daerah Yahukimo itu mengalami luka serius pada bagian leher dan harus dirujuk ke rumah sakit di Jayapura untuk menjalani perawatan intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, menjelaskan insiden penembakan terjadi sekitar siang hari ketika korban sedang dalam perjalanan di wilayah Distrik Dekai.

Tembakan yang dilepaskan pelaku mengenai leher kiri korban dan menyebabkan delapan luka tambahan yang diduga berasal dari pecahan proyektil.

Baca Juga :  129 Amunisi Ditemukan di TPA Iwaka, Warga Serahkan ke Kodim Mimika

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo kemudian bergerak cepat mengevakuasi korban dari lokasi kejadian, sekaligus mengamankan area untuk mencegah gangguan lanjutan.

Andria mengatakan korban langsung mendapat penanganan medis setelah dievakuasi.

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami satu luka tembak pada bagian leher sebelah kiri serta sejumlah luka akibat pecahan proyektil, dan saat ini telah dirujuk ke rumah sakit di Jayapura untuk perawatan lanjutan,” ujar AKBP Andria, Senin malam.

Selain evakuasi, aparat gabungan juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan memperkuat patroli di titik-titik rawan.

“Petugas langsung melakukan evakuasi korban, mengamankan lokasi, melaksanakan olah TKP, memeriksa saksi, dan mendalami informasi di lapangan. Saat ini penyelidikan intensif terus dilakukan bersamaan dengan peningkatan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan,” jelasnya.

Baca Juga :  BBM Subsidi Langka di Mimika, Pertamina: Stok Menipis di Jobber

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa aksi kekerasan terhadap warga sipil merupakan pelanggaran hukum berat.

“Setiap aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Kami memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional, terukur, dan berkeadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, meminta masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika mengetahui informasi penting terkait pelaku.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan informasi penting kepada pihak keamanan,” ujarnya.

Hingga kini, aparat masih memburu pelaku penembakan dan memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis di Distrik Dekai.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Dekai, Minta Pendatang Keluar dari Yahukimo
Hujan Lebat di Tembagapura: Jalan Putus, Longsor Ancam RS Waa Banti
Bentrok Antarpemuda Pecah di Gorong-Gorong Timika
Tawuran Pemuda di Jalan Yos Sudarso Mimika Lumpuhkan Akses ke Nawaripi
Kremasi Jenazah di Kwamki Narama Diwarnai Ketegangan, Aparat Sempat Diserang
Dogiyai Memanas: Aparat dan Warga Sipil Tewas, Koalisi HAM Desak Hentikan Operasi
Pria Ditemukan Tewas di Trans Timika–Nabire, Diduga Kecelakaan Tunggal
Lagi, Pendulang di Mimika Blokir Jalan Akibat Toko Emas Tutup

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 23:57 WIT

OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Dekai, Minta Pendatang Keluar dari Yahukimo

Senin, 27 April 2026 - 22:56 WIT

Seorang Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Kritis dan Dirujuk ke Jayapura

Senin, 27 April 2026 - 18:21 WIT

Hujan Lebat di Tembagapura: Jalan Putus, Longsor Ancam RS Waa Banti

Sabtu, 25 April 2026 - 23:59 WIT

Bentrok Antarpemuda Pecah di Gorong-Gorong Timika

Sabtu, 18 April 2026 - 22:26 WIT

Tawuran Pemuda di Jalan Yos Sudarso Mimika Lumpuhkan Akses ke Nawaripi

Berita Terbaru

Seorang mahasiswa menyampaikan orasi saat aksi Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) di Lingkaran Abepura, Jayapura, Senin, 27 April 2026. Aksi tersebut menyoroti situasi yang mereka sebut sebagai darurat militer dan krisis kemanusiaan di Tanah Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Hukrim

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 Apr 2026 - 23:14 WIT