Umat Katolik Demo Uskup Merauke di Katedral Tiga Raja Timika

Endy Langobelen

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Kaum Awam Katolik Regio Papua melakukan aksi demo terhadap Uskup Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, di tengah momen penahbisan Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, Rabu (14/5/2025) siang di Halaman Gereja Katedral Tiga Raja, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Facebook Suara Kaum Awam Katolik Regio Papua)

Suara Kaum Awam Katolik Regio Papua melakukan aksi demo terhadap Uskup Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, di tengah momen penahbisan Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, Rabu (14/5/2025) siang di Halaman Gereja Katedral Tiga Raja, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Facebook Suara Kaum Awam Katolik Regio Papua)

MIMIKA – Sekelompok massa yang mengatasnamakan Suara Kaum Awam Katolik Regio Papua melakukan aksi demo spontan di tengah momen penahbisan Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, Rabu (14/5/2025) siang.

Aksi bisu yang dilakukan dengan membawa sejumlah spanduk itu berlangsung di halaman Gereja Katedral Tiga Raja, Timika, Papua Tengah.

“Tanah bukan milik gereja. Tanah bukan milik negara. Tanah milik marga,” tulisan di salah spanduk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Papua bukan tanah kosong,” tulisan di spanduk lainnya.

Aksi demo ini diketahui ditujukan kepada gereja, khususnya Uskup Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, yang juga hadir di dalam misa penahbisan Uskup Timika.

Mereka pun membentangkan sebuah spanduk putih polos bagi umat untuk menandatangani petisi penolakan sikap, pernyataan, dan keberpihakan Keuskupan Agung Merauke terhadap Program Strategis Nasional (PSN) di Merauke.

Menurut mereka, Uskup Mandagi telah mendukung pengambilalihan tanah dan hutan adat di Kampung Wogekel dan Wanam, Distrik Ilwayab, Merauke, Papua Selatan.

Baca Juga :  Pasar Obral Bakal Ramaikan Pasar Sentral Timika Setiap Minggu

Hal itu membuat mayoritas umat di wilayah terdampak kehilangan hak-hak dasarnya dan juga kehilangan sumber mata pencaharian.

Selain petisi penolakan, adapun petisi untuk mendorong para imam asli Papua maupun yang kelahiran Papua untuk menjadi pemimpin Gereja Katolik di Tanah Papua.

Mereka berharap pihak Gereja Katolik Roma di Vatikan dapat memberikan kepercayaan penuh kepada para biarawan yang benar-benar memahami dinamika pastoral di Papua.

Sebab mereka menilai bahwa biarawan yang berasal dari luar Papua kerap tidak mampu beradaptasi dengan kebudayaan masyarakat lokal serta dinamika pastoral yang terjadi di Papua.

Aksi ini pun kemudian dibubarkan oleh aparat kepolisian dan beberapa orang yang mengenakan seragam bertuliskan Pemuda Katolik.

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, pendemo atas nama Malvin Yobe beserta pendemo lainnya kemudian diamankan dan dibawa oleh aparat kepolisian.

Baca Juga :  Sejumlah Tuntutan IPMAMI akan Ditindaklanjuti PJ Bupati Mimika

Dalam sebuah siaran pers yang diterbitkan Suara Kaum Awam Katolik Regio Papua pada akun media sosial Facebook-nya, disampaikan bahwa hingga sore hari, keberadaan Malvin Yobe dan pendemo lainnya belum juga diketahui.

“Karena itu, kami mohon kepada bapak/ibu dan saudara/i untuk membantu advokasi; memastikan keberadaan Malvin Yobe dkk. Kami harap aparat keamanan tidak melakukan tindakan anarkis terhadap Yobe dkk,” demikian bunyi permohonan dalam siaran pers tersebut.

Sementara Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi demo terhadap Uskup Merauke di Halaman Gereja Katedral Tiga Raja.

Dia pun mengatakan bahwa pendemo yang diamankan telah dipulangkan pada sore hari.

“Untuk masyarakat pendemo sudah dipulangkan sore tadi,” kata Billy via pesan WhatsApp, Rabu malam.

Kapolres memastikan hanya satu orang yang diamankan dan telah dipulangkan. “Satu (orang) saja sebagai korlap dan sudah dipulangkan,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kehadiran Aparat Non-Organik Timbulkan Rasa Takut Masyarakat Papua
Aksi Front Rakyat Papua di DPRK Mimika, Soroti Otsus hingga Investasi
Pesta Miras Jadi Motif, Dalang Pencurian di Timika Akhirnya Ditangkap
Kejari Mimika Tangani 261 Perkara, Selamatkan Miliaran Rupiah Uang Negara
Polisi Bongkar Gudang Sabu di Mimika, 141 Paket Siap Edar Disita
DPMPTSP Mimika Sidak Toko Emas, Temukan Sejumlah Pelanggaran
Polres Mimika Selidiki Dua Kasus Dugaan Pembunuhan, Sejumlah Barang Bukti Diamankan
Keluarga Korban di Kwamki Narama Tunda Pemakaman, Pilih Bakar Jenazah

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:04 WIT

Kehadiran Aparat Non-Organik Timbulkan Rasa Takut Masyarakat Papua

Selasa, 7 April 2026 - 22:38 WIT

Aksi Front Rakyat Papua di DPRK Mimika, Soroti Otsus hingga Investasi

Senin, 6 April 2026 - 19:41 WIT

Pesta Miras Jadi Motif, Dalang Pencurian di Timika Akhirnya Ditangkap

Sabtu, 4 April 2026 - 19:45 WIT

Kejari Mimika Tangani 261 Perkara, Selamatkan Miliaran Rupiah Uang Negara

Jumat, 3 April 2026 - 23:12 WIT

Polisi Bongkar Gudang Sabu di Mimika, 141 Paket Siap Edar Disita

Berita Terbaru

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, berkomunikasi dengan para pejabat usai apel gabungan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan, SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (13/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pemerintahan

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi

Senin, 13 Apr 2026 - 15:02 WIT

Salah satu toko penjual plastik di Kabupaten Mimika yang terdampak kenaikan harga bahan baku. Galeripapua/ Kevin Kurni

Ekonomi

Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:37 WIT

Finalis Duta Bahasa Papua 2026 pada malam puncak pemilihan duta bahasa Papua di Kota Jayapura, Sabtu, 11 April 2026. Galeripapua/Ikbal Asra

Event

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:01 WIT