Tukang Ojek Dibacok 4 OTK di Puncak Jaya, Korban Alami Luka Serius di Kepala

Endy Langobelen

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tukang ojek korban pembacokan, Sulhan, dirawat di RSUD Mulia, Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (27/5/2025). (Foto: Istimewa)

i

Tukang ojek korban pembacokan, Sulhan, dirawat di RSUD Mulia, Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (27/5/2025). (Foto: Istimewa)

PUNCAK JAYA — Seorang tukang ojek bernama Sulhan (35 tahun) menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh empat orang tak dikenal (OTK) di Kampung Purbalo, Distrik Dokome, Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (27/5/2025) pagi.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bacok serius di bagian kepala dan harus dilarikan ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Achmad Fauzan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula saat korban sedang mangkal di Pos Jambu, Kampung Muliagambut, Distrik Mulia, sekitar pukul 09.00 WIT. Dua orang OTK mendatangi korban dan meminta diantar ke Kampung Purbalo.

“Meski sempat diperingatkan oleh rekannya untuk tidak mengantar karena wilayah tersebut dikenal rawan, korban tetap bersedia karena merasa lokasinya dekat dengan Pos TNI Merah Putih,” ungkap AKBP Fauzan.

Baca Juga :  Update Kasus Penganiayaan Korban Salah Tangkap di Mimika

Dalam perjalanan menuju lokasi, korban menyadari ada tiga OTK lain yang membuntuti mereka menggunakan dua sepeda motor. Setibanya di Jalan Bongkar, Kampung Purbalo, sekitar pukul 09.57 WIT, para pelaku menghentikan korban dan berpura-pura berkoordinasi.

“Korban menolak permintaan pelaku untuk melanjutkan perjalanan lebih jauh karena kondisi jalan yang rusak. Saat itu salah satu pelaku langsung menyerang dari belakang dengan sebilah parang dan melukai kepala korban,” jelasnya.

Usai dibacok, Sulhan sempat melarikan diri sambil berteriak meminta pertolongan. Ia berhasil menghubungi rekannya, Dusti, yang kemudian datang bersama lima tukang ojek lainnya untuk mengevakuasi korban. Sulhan tiba di RSUD Mulia pada pukul 11.15 WIT dalam kondisi sadar, namun mengalami luka bacok di bagian kanan kepala.

Baca Juga :  Sindikat Curanmor di Mimika Terungkap, Puluhan Motor Diamankan

AKBP Fauzan menambahkan bahwa satu unit motor milik korban turut dirampas oleh para pelaku.

“Korban saat ini masih dalam perawatan intensif dan direncanakan akan dievakuasi ke RSUD Jayapura pada 28 Mei untuk penanganan lanjutan,” ujar Kapolres.

Pihak kepolisian juga mencatat bahwa situasi keamanan di Kota Mulia masih perlu perhatian serius. Sejumlah warga terpantau membawa senjata tradisional seperti samurai dan panah di tempat umum. Oleh karena itu, aparat gabungan TNI/Polri akan meningkatkan patroli dan swiping guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib,” tutup AKBP Achmad Fauzan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap
Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa
LBH Papua Pos Sorong Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Penyiksaan Warga oleh Oknum Polisi
Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:01 WIT

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:59 WIT

Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT