MIMIKA – Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pelayanan Publik pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasj (KemenPAN-RB) berkunjung ke Mal Pelayana Publik (MPP) Kabupaten Mimika yang berada di Lantai 3 Kantor Dinas Kependukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika, Rabu (26/11/2025).
Pejabat KemenPAN-RB yang hadir diantaranya M. Yusuf Kurniawan dan Yanuar Ahmad. Keduanya didampingi empat orang staf.
Pantauan media ini, setibanya di MPP, rombongan Asdep Pelayanan Publik itu disambut hangat oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Marselino Mameyau dan Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo beserta seluruh petugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka lalu mengunjungi setiap gerai atau loket pelayanan yang ada di MPP. Rombongan lalu melihat alur pelayanan, proses antrean, penyambutan masyarakat, hingga fasilitas pendukung.
Kunjungan ini bertujuan memastikan operasional MPP berjalan optimal sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Setelah mengunjungi seluruh loket pelayanan, keduanya menilai bahwa para petugas telah menjalankan pelayanan dengan baik, mulai dari kecepatan proses hingga respons terhadap kebutuhan masyarakat.
Asisten Deputi Bidang Pelayanan Publik, M. Yusuf Kurniawan, menegaskan bahwa pembangunan MPP tidak boleh berhenti pada tahap peresmian. Ia menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan.
“MPP ini tidak berhenti sampai di sini. Harus ada perbaikan dan inovasi agar layanannya bukan hanya memenuhi harapan masyarakat, tetapi mampu melampauinya,” kata Yusuf.
Lanjut dikatakan Yusuf bahwa inovasi merupakan faktor kunci dalam peningkatan layanan publik.
Ia pun mencontohkan inovasi dari MPP daerah lain, seperti AJIB (Antar Jemput Izin Bermotor) milik MPP DKI Jakarta.
“Inovasi tidak selalu berupa terobosan besar tetapi juga bisa berbentuk peningkatan pelayanan yang lebih humanis dan ramah,” tutur Yusuf.
Dalam kesempatan itu, Yusuf juga mencontohkan standar keramahan seperti di layanan perbankan, di mana pengguna langsung disambut sejak memasuki pintu.
Sementara itu, Asisten Deputi Pelayanan Publik lainnya, Yanwar Ahmad, menyampaikan bahwa meski baru beroperasi selama kurang lebih tiga bulan setelah diresmikan. MPP Mimika telah menunjukkan perkembangan signifikan.
Ia juga mengakui antusias masyarakat hingga alur pelayanan serta keramahan petugas dalam melayani masyarakat sesuai dengan prosedur dan dengan waktu yang sangat cepat.
“Kami melihat langsung antusiasme masyarakat. Petugas ramah, prosedur berjalan baik, dan pelayanan terlihat cepat,” ucap Yanuar.
Yanuar kemudian memberikan sejumlah rekomendasi, antara lain penyederhanaan prosedur untuk mempercepat layanan, penambahan fasilitas ramah disabilitas, lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan, serta penguatan inovasi internal agar layanan semakin efektif dan efisien.
Sebab, inovasi lahir dari semangat melayani. Semakin kuat komitmen melayani, semakin besar peluang hadirnya ide-ide baru.
Ia menegaskan, tujuan utama hadirnya MPP adalah memberikan pelayanan yang lebih mudah dan lebih akrab kepada masyarakat.
Mimika sendiri dinilai memiliki peluang besar menjadi pionir layanan publik di wilayah timur Indonesia sekaligus sebagai “Center of Excellence” pelayanan publik di Papua.
“Ada 10 kabupaten/kota se-Indonesia, termasuk Kabupaten Mimika, ya. Kami berikan akses mencoba versi rerbaru MPP. Karena memang semangatnya luar biasa,” ujarnya.
Yanuar pun berharap MPP Mimika terus meningkatkan kualitas layanan melalui kolaborasi dan inovasi lintas sektor sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.










