Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Tim Harmonisasi ke Kapiraya

Kevin Kurni

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kepolisian Resor Mimika Ajun Komisaris Besar Billyandha Hildiario Budiman. Galeri Papua/Kevin Kurni

Kepala Kepolisian Resor Mimika Ajun Komisaris Besar Billyandha Hildiario Budiman. Galeri Papua/Kevin Kurni

MIMIKA – Polres Mimika memperketat pengamanan jelang kunjungan tiga tim harmonisasi dari Kabupaten Mimika, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Dogiyai ke wilayah Kapiraya.

Sebanyak 63 personel gabungan dari Polres, Polsek, dan Brimob disiagakan untuk memastikan proses penyelesaian konflik sosial berjalan aman dan kondusif.

Kapolres Mimika, Billyandha Hilldiario Budiman, mengatakan penebalan pasukan dilakukan sebagai langkah antisipasi dinamika di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi dan Harmonisasi Penanganan Konflik Sosial Kapiraya Tahun 2026 di Gedung Multipurpose Hotel Grand Tembaga, Timika, Rabu (25/2/26) sore.

“Persiapan kami di Kapiraya untuk saat ini, pasukan yang sudah ada di sana 53 plus 10 penebalan dari Brimob. Jadi, totalnya ada sekitar 63 personel gabungan Brimob, polres, dan polsek,” ujarnya.

Menurutnya, pada Jumat (27/2/26) tim dari tiga kabupaten akan diberangkatkan untuk melanjutkan proses penyelesaian konflik sosial di lapangan.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Polres Mimika Tanam Jagung Kuartal I 2026

Aparat keamanan juga akan melakukan penebalan tambahan guna mengawal keberangkatan hingga pelaksanaan pertemuan di lokasi.

“kita akan ada penebalan, nanti ya untuk mengawal tim yang akan berangkat ke sana. Rencana satu peleton dari brimob, kita juga sesuaikan dengan sarana transportasi juga karena memang tim ini juga banyak,” jelasnya.

Lokasi Pertemuan Masih Dirapatkan

Terkait lokasi pertemuan lanjutan, Kapolres menyebut hingga kini masih dalam pembahasan bersama pihak terkait. Beberapa opsi lokasi yang dipertimbangkan antara lain Kapiraya, Logpon, hingga Kilometer 4.

“Untuk lokasi pertemuan ini kita masih belum tahu karena masih dirapatkan, apakah di Kapiraya atau di Logpon atau di KM 4 dan seterusnya karna ini masih kita rapatkan begitu,” jelasnya.

Ia menambahkan, teknis pertemuan juga masih dimatangkan, termasuk skema pertemuan antarperwakilan dari masing-masing wilayah.

“Kemudian teknisnya bagaimana juga kita masiih bahas apaka nanti tim yang dari timika ketemu yang di Distrik Kapiraya atau nanti tim dari deyai ketemu di Mobodagi. Jadi kita masih rapatkan ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  MP Kembalikan Uang Korupsi Jembatan Agimuga, Kajari: Proses Hukum Tetap Berjalan

Situasi Kondusif, Lokasi akan Disterilkan

Kapolres menegaskan, situasi keamanan di wilayah tersebut hingga kini dalam keadaan aman dan kondusif. Meski sempat terjadi kerumunan massa di Kilometer 4, kondisi dapat dikendalikan setelah petugas memberikan penjelasan kepada masyarakat.

“Situasinya aman kondusif sampai dengan saat ini. Terus kemarin juga sempat ada massa ya kan, sempat dihalau oleh petugas kami di Kilometer 4 dan dikasih penjelasan,” jelasnya.

Menjelang pertemuan mendatang, aparat keamanan memastikan lokasi akan disterilkan. Masyarakat maupun pihak yang terlibat diimbau tidak membawa senjata tajam, panah, maupun benda berbahaya lainnya demi menjaga keamanan dan kelancaran dialog.

Kapolres berharap proses penyelesaian konflik sosial di Kapiraya dapat berjalan lancar melalui pendekatan keamanan yang humanis dan dialog bersama masyarakat adat serta pemerintah daerah.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya
Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan
Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita
TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot
Pesawat AMA Dibakar, Uskup Jayapura: Gereja Tak Pernah Bawa Kepentingan Politik
Polisi Selidiki Perusakan 10 Makam di Mimika Timur

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:47 WIT

Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:43 WIT

Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:20 WIT

Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIT

Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT