MIMIKA – Polres Mimika memperketat pengamanan jelang kunjungan tiga tim harmonisasi dari Kabupaten Mimika, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Dogiyai ke wilayah Kapiraya.
Sebanyak 63 personel gabungan dari Polres, Polsek, dan Brimob disiagakan untuk memastikan proses penyelesaian konflik sosial berjalan aman dan kondusif.
Kapolres Mimika, Billyandha Hilldiario Budiman, mengatakan penebalan pasukan dilakukan sebagai langkah antisipasi dinamika di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi dan Harmonisasi Penanganan Konflik Sosial Kapiraya Tahun 2026 di Gedung Multipurpose Hotel Grand Tembaga, Timika, Rabu (25/2/26) sore.
“Persiapan kami di Kapiraya untuk saat ini, pasukan yang sudah ada di sana 53 plus 10 penebalan dari Brimob. Jadi, totalnya ada sekitar 63 personel gabungan Brimob, polres, dan polsek,” ujarnya.
Menurutnya, pada Jumat (27/2/26) tim dari tiga kabupaten akan diberangkatkan untuk melanjutkan proses penyelesaian konflik sosial di lapangan.
Aparat keamanan juga akan melakukan penebalan tambahan guna mengawal keberangkatan hingga pelaksanaan pertemuan di lokasi.
“kita akan ada penebalan, nanti ya untuk mengawal tim yang akan berangkat ke sana. Rencana satu peleton dari brimob, kita juga sesuaikan dengan sarana transportasi juga karena memang tim ini juga banyak,” jelasnya.
Lokasi Pertemuan Masih Dirapatkan
Terkait lokasi pertemuan lanjutan, Kapolres menyebut hingga kini masih dalam pembahasan bersama pihak terkait. Beberapa opsi lokasi yang dipertimbangkan antara lain Kapiraya, Logpon, hingga Kilometer 4.
“Untuk lokasi pertemuan ini kita masih belum tahu karena masih dirapatkan, apakah di Kapiraya atau di Logpon atau di KM 4 dan seterusnya karna ini masih kita rapatkan begitu,” jelasnya.
Ia menambahkan, teknis pertemuan juga masih dimatangkan, termasuk skema pertemuan antarperwakilan dari masing-masing wilayah.
“Kemudian teknisnya bagaimana juga kita masiih bahas apaka nanti tim yang dari timika ketemu yang di Distrik Kapiraya atau nanti tim dari deyai ketemu di Mobodagi. Jadi kita masih rapatkan ini,” imbuhnya.
Situasi Kondusif, Lokasi akan Disterilkan
Kapolres menegaskan, situasi keamanan di wilayah tersebut hingga kini dalam keadaan aman dan kondusif. Meski sempat terjadi kerumunan massa di Kilometer 4, kondisi dapat dikendalikan setelah petugas memberikan penjelasan kepada masyarakat.
“Situasinya aman kondusif sampai dengan saat ini. Terus kemarin juga sempat ada massa ya kan, sempat dihalau oleh petugas kami di Kilometer 4 dan dikasih penjelasan,” jelasnya.
Menjelang pertemuan mendatang, aparat keamanan memastikan lokasi akan disterilkan. Masyarakat maupun pihak yang terlibat diimbau tidak membawa senjata tajam, panah, maupun benda berbahaya lainnya demi menjaga keamanan dan kelancaran dialog.
Kapolres berharap proses penyelesaian konflik sosial di Kapiraya dapat berjalan lancar melalui pendekatan keamanan yang humanis dan dialog bersama masyarakat adat serta pemerintah daerah.









