KM Jaya Baru Tenggelam Dihantam Ombak di Muara Poumako Mimika

Ahmad

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan. (Foto: SAR Timika)

Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan. (Foto: SAR Timika)

MIMIKA – Sebuah kapal motor KM Jaya Baru dilaporkan tenggelam setelah dihantam ombak di perairan Muara Poumako, Mimika, Papua Tengah, Kamis malam, 6 Maret 2026, sekitar pukul 19.00 WIT.

Meski kapal tenggelam akibat cuaca buruk, seluruh penumpang yang berjumlah empat orang berhasil selamat dari insiden tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika, I Wayan Suyatna, mengatakan laporan kejadian pertama kali diterima dari anggota Sat Polairud Polres Mimika, Kristian Pisakor, sekitar pukul 01.40 WIT.

Dalam laporan tersebut disebutkan kapal yang membawa empat orang penumpang itu tenggelam setelah diterjang gelombang tinggi yang disertai angin kencang di perairan Poumako.

Mendapat laporan itu, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan perahu karet RBB 600 PK untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Namun saat proses pencarian berlangsung, tim SAR memperoleh informasi bahwa para korban telah lebih dahulu ditemukan dan dievakuasi oleh masyarakat setempat.

“Saat sedang melakukan pencarian pukul 07.00 WIT tim SAR gabungan mendapatkan informasi bahwa korban telah dievakuasi oleh masyarakat setempat dan diserahkan ke petugas jaga Pos Pol Airud Timika,” kata I Wayan.

Baca Juga :  Kepala Suku Besar Mee Ajak Warga Tahan Diri, Proses Tapal Batas Masih Berjalan

Selanjutnya, keempat korban dibawa menuju Dermaga SAR Timika untuk mendapatkan penanganan lanjutan dari tim medis PSC 119.

Adapun identitas korban yang berhasil selamat dalam insiden tersebut yakni Lukman (51 tahun), Andi (35 tahun), Toni (25 tahun), dan Ivon (25 tahun).

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan mendapat penanganan medis, operasi SAR resmi diusulkan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Dekai, Minta Pendatang Keluar dari Yahukimo
Seorang Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Kritis dan Dirujuk ke Jayapura
Hujan Lebat di Tembagapura: Jalan Putus, Longsor Ancam RS Waa Banti
Bentrok Antarpemuda Pecah di Gorong-Gorong Timika
Tawuran Pemuda di Jalan Yos Sudarso Mimika Lumpuhkan Akses ke Nawaripi
Kremasi Jenazah di Kwamki Narama Diwarnai Ketegangan, Aparat Sempat Diserang
Dogiyai Memanas: Aparat dan Warga Sipil Tewas, Koalisi HAM Desak Hentikan Operasi
Pria Ditemukan Tewas di Trans Timika–Nabire, Diduga Kecelakaan Tunggal

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 23:57 WIT

OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Dekai, Minta Pendatang Keluar dari Yahukimo

Senin, 27 April 2026 - 22:56 WIT

Seorang Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Kritis dan Dirujuk ke Jayapura

Senin, 27 April 2026 - 18:21 WIT

Hujan Lebat di Tembagapura: Jalan Putus, Longsor Ancam RS Waa Banti

Sabtu, 25 April 2026 - 23:59 WIT

Bentrok Antarpemuda Pecah di Gorong-Gorong Timika

Sabtu, 18 April 2026 - 22:26 WIT

Tawuran Pemuda di Jalan Yos Sudarso Mimika Lumpuhkan Akses ke Nawaripi

Berita Terbaru

Seorang mahasiswa menyampaikan orasi saat aksi Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) di Lingkaran Abepura, Jayapura, Senin, 27 April 2026. Aksi tersebut menyoroti situasi yang mereka sebut sebagai darurat militer dan krisis kemanusiaan di Tanah Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Hukrim

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 Apr 2026 - 23:14 WIT