Hilang Kontak 4 Hari, Speed Boat Pengangkut Apel Tujuan Asmat Ditemukan Selamat

Ahmad

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR yang hendak diberangkatkan untuk melakukan pencarian. (Foto: Istimewa/SAR Timika)

Tim SAR yang hendak diberangkatkan untuk melakukan pencarian. (Foto: Istimewa/SAR Timika)

MIMIKA – Sebuah speed boat bermesin 85 PK yang mengangkut komoditas buah apel dari Timika menuju Asmat sempat dilaporkan hilang kontak selama empat hari di perairan selatan Papua Tengah.

Perahu beserta motorisnya akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Jumat (5/6/2026).

Informasi hilangnya speed boat tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika melalui Pos SAR Asmat pada Jumat pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perahu yang dinakhodai Rally Farneubun (40) diketahui berangkat dari Timika menuju Asmat pada Senin (1/6/2026) dan dijadwalkan tiba pada hari yang sama.

Namun hingga Jumat pagi, keberadaan motoris maupun perahu belum diketahui sehingga memicu operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.

Baca Juga :  Persipura Gagal ke Liga 1, Sejumlah Kendaraan Ludes Dilahap Api di Sekitar Stadion

Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, melalui Koordinator Pos SAR Asmat, Wagianto, mengatakan tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian setelah menerima laporan.

“Menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari personil rescuer SAR Asmat, TNI AL dan Pol Airud langsung diberangkatkan menggunakan RIB 85 PK Basarnas bergerak melakukan penyisiran di rute yang sering dilalui speed boat tersebut,” jelas Wagianto, Jumat malam.

Upaya pencarian membuahkan hasil pada sore harinya. Sekitar pukul 16.00 WIT, tim SAR gabungan menerima informasi bahwa speed boat bersama satu orang di dalamnya telah ditemukan dan diselamatkan oleh kapal nelayan di perairan Timika.

Lokasi penemuan berada sekitar 23 mil laut dari Muara Poumako.

Baca Juga :  Jaringan Telkomsel Lumpuh Usai Gempa Nabire, Warga Kesulitan Kabari Keluarga

Setelah ditemukan, korban sempat direncanakan untuk dikawal menuju Muara Poumako agar dapat dijemput tim SAR gabungan dari Timika. Namun proses evakuasi belum dapat dilakukan karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.

Pada pukul 17.30 WIT, tim SAR menerima laporan bahwa kapal nelayan yang membawa korban belum dapat mendekati Muara Poumako akibat cuaca buruk di perairan setempat.

Kapal nelayan tersebut dijadwalkan kembali melanjutkan pelayaran menuju Muara Poumako pada Sabtu (6/6/2026) pagi, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang aman untuk pelayaran.

Hingga berita ini diturunkan, korban dilaporkan dalam keadaan selamat dan masih berada bersama kapal nelayan yang melakukan pertolongan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Keenam Ledakan Biak Numfor, 17 Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Korban Ledakan Biak Numfor Bertambah Jadi 6 Orang, 3 Dalam Pencarian
Aksi Spontanitas di Kuala Kencana Akhirnya Bubar, Blokade Jalan Dibuka
Breaking News: Aksi Blokade di Check Point Kuala Kencana
Lima Orang Tewas dalam Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak
Terungkap Penyebab Gereja Katolik di Mimika Terbakar
Kecelakaan Maut di Mimika, Seorang Pengemudi Motor Meninggal saat Dirawat di RSUD
Gereja Katolik di Poumako Mimika, Papua Tengah Terbakar

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:22 WIT

Hari Keenam Ledakan Biak Numfor, 17 Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:59 WIT

Hilang Kontak 4 Hari, Speed Boat Pengangkut Apel Tujuan Asmat Ditemukan Selamat

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:23 WIT

Korban Ledakan Biak Numfor Bertambah Jadi 6 Orang, 3 Dalam Pencarian

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:42 WIT

Aksi Spontanitas di Kuala Kencana Akhirnya Bubar, Blokade Jalan Dibuka

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:58 WIT

Breaking News: Aksi Blokade di Check Point Kuala Kencana

Berita Terbaru