Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga belakang Bengkel Surabaya Motor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bergotong royong melakukan penanganan awal perbaikan drainase, Selasa (21/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Warga belakang Bengkel Surabaya Motor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bergotong royong melakukan penanganan awal perbaikan drainase, Selasa (21/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA — “Wisata kolam pemancingan dadakan” yang sempat viral di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kini tinggal cerita.

Genangan air yang sebelumnya menutupi badan jalan telah berangsur mengering usai warga setempat turun tangan melakukan penanganan darurat.

Tak sekadar menunggu janji pemerintah, masyarakat berinisiatif membongkar penutup drainase, membersihkan saluran tersumbat, hingga membuat aliran baru menuju kali. Hasilnya, air yang sebelumnya menggenang kini mulai surut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ada hal menarik dari perubahan tersebut. Warga secara sarkas menyebut selokan baru yang mereka buat sebagai “arena Tamiya”.

Selokan baru dibuat yang disebut sebagai "arena Tamiya oleh warga belakang Bengkel Surabaya Motor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)
Selokan baru dibuat yang disebut sebagai “arena Tamiya oleh warga belakang Bengkel Surabaya Motor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Istilah itu bukan tanpa alasan. Landasan dan sisi dinding drainase yang diratakan menggunakan semen membentuk jalur menyerupai lintasan mobil mainan Tamiya, sehingga memunculkan sebutan unik tersebut.

Baca Juga :  Atasi Banjir di SP 5, Pemkab Mimika Bakal Normalisasi Sungai

Ketua Komunitas Mimika Berkarya (Komika), Ronald Windessy, yang juga penggagas aksi mancing sebelumnya, menegaskan bahwa perubahan ini adalah bentuk komitmen warga dalam mencari solusi.

“Jadi di sini kami menyulap, yang tadinya ‘arena pemancingan’, sekarang kami ubah lagi, bukan arena pemancingan lagi. Kita ubah menjadi ‘arena Tamiya’,” ujarnya kepada Galeripapua.com, Selasa (21/4/2026) sore.

Warga belakang Bengkel Surabaya Motor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bergotong royong melakukan penanganan awal perbaikan drainase, Selasa (21/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)
Warga belakang Bengkel Surabaya Motor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bergotong royong melakukan penanganan awal perbaikan drainase, Selasa (21/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Sejak pagi, warga bergotong royong membersihkan drainase. Meski Dinas PUPR Kabupaten Mimika telah melakukan survei, sejumlah kendala membuat penanganan belum berjalan optimal.

“Memang tadi pagi sudah ada dari Dinas PUPR yang datang survei lokasi. Tapi ada beberapa kendala, sehingga alat berat belum bisa dikerahkan. Jadi kami masyarakat ambil inisiatif membantu,” jelas Ronald.

Baca Juga :  Tim Pemenangan Perkuat Komunikasi dan Koordinasi Menangkan AIYE

Dalam proses tersebut, warga mengangkat sedikitnya enam kantong besar berisi lumpur dan sampah dari saluran. Meski begitu, kondisi drainase dinilai masih membutuhkan penanganan lanjutan secara menyeluruh.

Ronald berharap pemerintah segera turun tangan agar perbaikan bisa dilakukan secara permanen, terutama mengingat kondisi cuaca di Timika yang kerap berubah cepat.

Warga belakang Bengkel Surabaya Motor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bergotong royong melakukan penanganan awal perbaikan drainase, Selasa (21/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)
Warga belakang Bengkel Surabaya Motor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bergotong royong melakukan penanganan awal perbaikan drainase, Selasa (21/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

“Jangan sampai saat ini jadi jalan utama tapi nanti berubah lagi jadi ‘kolam ikan’. Hari ini kami sudah berinisiatif, jadi kami minta Dinas PUPR segera bertindak,” tegasnya.

Ia juga menyebut kendala teknis seperti alat berat yang belum siap serta kesibukan dinas dalam agenda kunjungan Wakil Presiden menjadi alasan keterlambatan penanganan.

Meski demikian, pihak dinas disebut telah berjanji akan menindaklanjuti dalam waktu dekat.

Aksi gotong royong ini turut mendapat dukungan dari beberapa Anggota DPRK Mimika, di antaranya Alfian Akbar Balyanan dan Rizal Patadan, yang membantu dengan material dan peralatan kerja.

Aksi mancing oleh warga sebagai bentuk kritik terhadap genangan air yang selalu terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Bengkel Surabaya Motor, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (19/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)
Aksi mancing oleh warga sebagai bentuk kritik terhadap genangan air yang selalu terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Bengkel Surabaya Motor, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (19/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Sebelumnya, pada Minggu (19/4/2026), genangan air di lokasi tersebut viral setelah dimanfaatkan warga sebagai “arena memancing” di tengah jalan.

Aksi satir itu menjadi sindiran terhadap persoalan drainase yang disebut telah berlangsung bertahun-tahun.

Kini, wajah lokasi tersebut berubah. Dari “kolam pemancingan” menjadi “arena Tamiya”—sebuah simbol bahwa di balik kritik, warga Mimika juga menghadirkan aksi nyata.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani
Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai
Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:39 WIT

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:02 WIT

IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:32 WIT

Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani

Berita Terbaru