Home / DPR

Dermaga Sipu-Sipu Kembali Dibahas, DPRP Dorong Kapal Perintis Aktif Lagi

Ahmad

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan pertemuan bertajuk “Hearing Pimpinan DPR Papua Tengah” di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Selasa (5/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad).

Pelaksanaan pertemuan bertajuk “Hearing Pimpinan DPR Papua Tengah” di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Selasa (5/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad).

MIMIKA – Nasib pelayanan kapal perintis di Dermaga Sipu-Sipu, Distrik Jita, kembali menjadi sorotan. Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar pertemuan strategis untuk membahas pengaktifan kembali jalur pelayaran yang selama ini terhenti.

Pertemuan bertajuk “Hearing Pimpinan DPR Papua Tengah” itu berlangsung di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Selasa (5/5/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Ketua Komisi IV DPRP Papua Tengah, John Gobay; Anggota DPRP Papua Tengah Dapil Mimika, Yohanes Felix Helyanan; Bupati Mimika, Johannes Rettob; Wakil Bupati, Emanuel Kemong; Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini; serta Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau.

Fokus utama pembahasan adalah membuka kembali isolasi wilayah pesisir Mimika yang selama ini terkendala akses transportasi laut, khususnya bagi masyarakat di Distrik Jita, Agimuga, hingga Sempan Timur dan Barat.

Anggota DPRP Papua Tengah, Yohanes Felix Helyanan, menegaskan bahwa pengaktifan kembali kapal perintis menjadi prioritas mendesak.

Menurutnya, pelayaran yang sempat berjalan setahun lalu kini terhenti akibat kendala teknis, terutama pendangkalan di muara sungai.

“Masalah utamanya adalah navigasi. Sungai di dalam sebenarnya cukup dalam, mencapai 50 meter, namun di area muara terjadi pendangkalan serius yang diperparah oleh sedimentasi tailing. Akibatnya, kapal perintis sering kandas,” ujar Yohanes.

Ia mengusulkan agar Kementerian Perhubungan segera menghadirkan fasilitas penunjang seperti lampu navigasi atau mercusuar, serta menyinkronkan jadwal pelayaran dengan kondisi pasang surut air laut guna menjamin keselamatan kapal.

Di sisi lain, Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyatakan dukungan terhadap upaya pembukaan akses tersebut, namun menekankan pentingnya kejelasan status pengelolaan dermaga.

Baca Juga :  Go Skateboarding Day 2026, KIS Mimika Suarakan Wadah Positif bagi Remaja

Menurutnya, Dermaga Sipu-Sipu yang dibangun sejak 2005 menggunakan anggaran Provinsi Papua (induk) hingga kini belum diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika.

Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya pengelolaan, termasuk penyediaan sumber daya manusia dan anggaran perawatan.

“Kami sangat mendukung pembukaan isolasi ini, tapi status pengelolaannya harus jelas dulu. Apakah ini pelabuhan laut atau pelabuhan sungai (ASDP)? Kami tidak ingin mengulang masalah di Pelabuhan Poumako di mana infrastruktur ada namun organisasinya belum siap,” tegasnya.

Ia berharap, setelah terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah, proses penyerahan aset dari provinsi induk dapat segera diselesaikan.

Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Mimika dapat mengoperasikan dermaga secara profesional sekaligus menjamin keselamatan pelayaran bagi masyarakat pesisir.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP
Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika
DPRK Mimika Maklumi Ketidakhadiran Bupati, Berharap Hadir pada Sidang LKPJ Berikutnya
DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif
Rencana Penerapan Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Perlu Kajian yang Matang
SPBU SP 2 Disanksi, DPRK Mimika Wanti-wanti Penimbunan Pertalite
DPRK Mimika Usulkan Perda Pendidikan, Jamin Kelanjutan Kuliah Lulusan SMA
Dorong Kampung Nelayan Merah Putih di Poumako Mimika, John Gobay Soroti Krisis BBM

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:48 WIT

Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:42 WIT

Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:16 WIT

DPRK Mimika Maklumi Ketidakhadiran Bupati, Berharap Hadir pada Sidang LKPJ Berikutnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WIT

DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:07 WIT

Rencana Penerapan Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Perlu Kajian yang Matang

Berita Terbaru

Kantor Disdukcapil Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Data Penduduk Mimika Semester I 2026: 325.596 Jiwa

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIT

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Bupati Mimika Ancam Cabut Izin Usaha Jika Buang Sampah Sembarangan

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:01 WIT

Jenazah korban tergeletak di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Mimika, dengan sejumlah panah menancap di sekujur tubuhnya. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Hukrim

Pembunuhan di Kwamki Narama, Polisi Buru Pelaku Utama

Selasa, 4 Agu 2026 - 10:00 WIT

Ketua I KNPB Pusat Warpo Wetipo (kanan) didampingi Juru Bicara KNPB Pusat Ogram Wanimbo menyampaikan pernyataan sikap dalam aksi KNPB di Jayapura, Senin, 3 Agustus 2026. KNPB menyerukan pembukaan akses bantuan kemanusiaan internasional ke wilayah konflik di Papua serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur internasional. GaleriPapua/ Ikbal Asra.

Organisasi

KNPB Desak ICRC Tekan Indonesia Buka Akses Kemanusiaan di Papua

Senin, 3 Agu 2026 - 22:47 WIT