Freeport Luluskan 20 Siswa Sepak Bola, Tiga Sudah Terikat Kontrak Klub Elite

Ahmad

Minggu, 5 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa lulusan Papua Football Academy (PFA) angkatan kedua kelahiran 2010 berselebrasi di atas panggung usai menerima sertifikat kelulusan dalam seremoni yang digelar di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Papua Tengah, Sabtu, 4 Juli 2026. Sebanyak 20 siswa PFA dinyatakan lulus setelah menjalani pendidikan sepak bola selama tiga tahun. GALERIPAPUA/ Ahmad

Siswa lulusan Papua Football Academy (PFA) angkatan kedua kelahiran 2010 berselebrasi di atas panggung usai menerima sertifikat kelulusan dalam seremoni yang digelar di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Papua Tengah, Sabtu, 4 Juli 2026. Sebanyak 20 siswa PFA dinyatakan lulus setelah menjalani pendidikan sepak bola selama tiga tahun. GALERIPAPUA/ Ahmad

TIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) meluluskan 20 remaja laki-laki kelahiran 2010 dari angkatan kedua Papua Football Academy (PFA) dalam seremoni di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Sabtu, 4 Juli 2026. Para lulusan telah menjalani pendidikan sepak bola berjenjang selama tiga tahun sebagai bagian dari program pengembangan sumber daya manusia Papua yang didanai perusahaan tambang tersebut.

Founder PT Garuda Gemah Nusantara, Ratu Tisha Destria, mengingatkan para lulusan bahwa persaingan di level profesional menuntut ketelitian pada detail sekecil apa pun. “Football is a game of centimeters. Yang membedakan pemain yang baik dan pemain yang luar biasa hanyalah satu sentimeter itu,” katanya.

Tisha meminta para pemain muda mempertahankan disiplin nutrisi, kebugaran, dan manajemen waktu istirahat yang telah dibentuk selama pendidikan di akademi. Ia menyebut Piala Dunia 2038 sebagai target jangka panjang bagi para lulusan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Director Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, mengatakan pengelolaan akademi sepak bola formal menjadi ranah baru bagi perusahaan yang selama tiga dekade mendanai program sosial, kesehatan, dan olahraga di Papua. Ia menekankan pentingnya etos kerja dan kepatuhan pada aturan main sebagai fondasi sportivitas.

Baca Juga :  Gereja Serukan Penghentian Kekerasan di Papua: Harus Bicara, Jangan Diam!

“Ketika memilih sebagai pemain bola, kita kawin dengan aturan main bola. Keputusan wasit itu mutlak,” ujar Claus.

Claus menegaskan seleksi dan operasional PFA berjalan independen dari manajemen korporasi. “Tidak pernah manajemen Freeport ikut menentukan siapa yang dipilih, itu hak mutlak tim pelatih,” katanya.

Selama pendidikan, para siswa PFA mendapat pembekalan bahasa Inggris dan penguatan mental bertanding lewat program PFA Elite Camp. Angkatan kedua tercatat sudah mengikuti kompetisi di Jepang, Austria, dan Australia.

Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Kabupaten Mimika, Yohana Paliling, menyebut PFA sebagai investasi strategis bagi masa depan sumber daya manusia Papua. “Di lembaga ini, anak-anak kita tidak hanya dibentuk menjadi pemain sepak bola yang terampil, tetapi juga dididik untuk memiliki disiplin, tanggung jawab, dan mental yang kuat,” katanya. Yohana mengingatkan kelulusan ini baru permulaan dari kompetisi pasar yang sesungguhnya di tingkat nasional dan internasional.

Baca Juga :  Egianus Kogoya Punya Kebun Ganja?

Hingga Juli 2026, PFA telah meluluskan 44 siswa, terdiri dari 24 siswa Batch 1 dan 20 siswa Batch 2. Angkatan kedua mengoleksi sejumlah gelar sepanjang 2025 hingga awal 2026, di antaranya juara Garuda International Cup U15 2025, juara Liga TopSkor U16 Regional Surabaya, dan runner-up Piala Soeratin U15 Tingkat Nasional 2025.

Tiga lulusan, Dolvi Theofilus Salossa, Yance Glen Imbiri, dan Stenly Meyanu, telah dikontrak Elite Pro Academy Garuda United U18 pada akhir musim kompetisi 2025/2026. Enam siswa lain mendapat panggilan seleksi Timnas U17 untuk proyeksi Piala Asia pada Juni 2026, empat di antaranya, Dolvi, Yance, Stenly, dan Melki Yatipai, masih bertahan dalam proses seleksi di Solo

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Piala Presiden U-12: SSB Amungsa Jadi Tim Pertama dari Papua Tengah di Putaran Nasional
Personel Polres Mimika Sabet Emas di Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026
Langkah Wrestle Mansawan Atlet flag football dari Mimika ke Podium Ningbo Tiongkok
Turnamen Kapolda Cup II Resmi Ditutup, SMAN 3 Kokonao Bawa Pulang Trofi
SMAN 3 Kokonao Juara Kapolda Cup Season II Usai Bantai SMA Taruna 3-0
SMA YPPGI Mimika Juara 3 Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II
Siapkan Kekuatan Penuh, SMAN 3 Kokonao Yakin Menang atas SMA Taruna di Final Kapolda Cup II
SMA Taruna Optimis Hadapi Laga Final Kapolda Cup II 2026

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 02:36 WIT

Freeport Luluskan 20 Siswa Sepak Bola, Tiga Sudah Terikat Kontrak Klub Elite

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:38 WIT

Piala Presiden U-12: SSB Amungsa Jadi Tim Pertama dari Papua Tengah di Putaran Nasional

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:17 WIT

Personel Polres Mimika Sabet Emas di Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:27 WIT

Langkah Wrestle Mansawan Atlet flag football dari Mimika ke Podium Ningbo Tiongkok

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:34 WIT

Turnamen Kapolda Cup II Resmi Ditutup, SMAN 3 Kokonao Bawa Pulang Trofi

Berita Terbaru