Dinas Kesehatan Mimika Uji Kelayakan 6 Puskesmas Pesisir dan Pegunungan Jadi BLUD

Ahmad

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama pembukaan kegiatan penilaian yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Ultima, Jumat (14/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Foto bersama pembukaan kegiatan penilaian yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Ultima, Jumat (14/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mulai menilai kelayakan enam puskesmas di wilayah pesisir dan pegunungan untuk beralih status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Jumat (14/8/2026).

Langkah ini diambil guna mendorong kemandirian tata kelola keuangan serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di daerah terpencil.

Keenam fasilitas kesehatan yang menjalani penilaian tersebut meliputi Puskesmas Alama, Puskesmas Atuka, Puskesmas Kokonao, Puskesmas Amar, Puskesmas Mapar, dan Puskesmas Jita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penilaian berlangsung selama dua hari di Timika dengan melibatkan pakar dari Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sosial Politik (LPPSP) Universitas Indonesia sebagai pendamping independen.

Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Kesehatan Lanjutan, Kefarmasian, dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Faridah, menegaskan pentingnya fleksibilitas tata kelola bagi puskesmas di wilayah sulit.

Baca Juga :  Minim Air Bersih Hambat Upaya Hentikan BABS di Wilayah Pesisir Mimika

Menurutnya, tuntutan pelayanan yang real-time dan perubahan pola penyakit—seperti meningkatnya kasus penyakit tidak menular di tengah belum teratasinya penyakit menular—menuntut fleksibilitas operasional.

“Tetapi kami mengingatkan bahwa yang menjadi pertimbangan kita adalah masyarakat di wilayah pedalaman pun berhak mendapatkan pelayanan yang sama kualitasnya dengan masyarakat yang ada di wilayah kota,” ujar Faridah.

Ia menambahkan, dorongan ini sejalan dengan target Rencana Strategis Kementerian Kesehatan yang mematok 80 persen puskesmas di Indonesia berstatus BLUD pada 2029.

Saat ini, Kabupaten Mimika telah memiliki 17 fasilitas kesehatan berstatus BLUD, termasuk 13 puskesmas, dua rumah sakit daerah, PSC 119, dan Laboratorium Kesehatan Lingkungan.

Baca Juga :  Karantina Timika Amankan Ratusan Kilogram Telur Ilegal dari Surabaya

Capaian ini menjadikan Mimika sebagai satu-satunya kabupaten di Provinsi Papua Tengah yang mengimplementasikan puskesmas BLUD.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Kabupaten Mimika, Fransiskus Bokeyau, yang membuka kegiatan tersebut, menyatakan bahwa fleksibilitas pengelolaan keuangan merupakan kunci utama bagi puskesmas untuk bergerak cepat dan merespons kebutuhan masyarakat.

“BLUD memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan bagi unit pelayanan daerah, sehingga fasilitas kesehatan dapat lebih leluasa mengelola pendapatan, belanja, dan operasional sesuai kebutuhan layanan, dengan tetap berpegang pada prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas,” kata Fransiskus.

Ia berharap proses penilaian yang diikuti sekitar 50 peserta dari enam puskesmas tersebut dapat melahirkan keputusan objektif, sehingga seluruh puskesmas yang dinilai memperoleh rekomendasi penetapan SK BLUD dari pemerintah daerah.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan
Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji
DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi
Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif
Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan
Tekan Kasus Malaria, 48 Kampung di Nabire Bentuk Tim Pengendalian

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:08 WIT

Dinas Kesehatan Mimika Uji Kelayakan 6 Puskesmas Pesisir dan Pegunungan Jadi BLUD

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIT

Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:44 WIT

Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:51 WIT

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:22 WIT

Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Berita Terbaru

Lanal Timika menggelar berbagai perlombaan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Salah satu perlombaannya yaitu panjat pinang. (Foto: Istimewa/Dok. Lanal Timika)

Event

Lanal Timika Semarakkan HUT Ke-81 RI dengan Beragam Lomba

Kamis, 13 Agu 2026 - 21:42 WIT