Siswa SMP YPJ KK dan YPPK St. Bernardus Terpilih Sebagai Putra Alam & Putri Lestari Tahun 2021/2022

Rabu, 8 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Pangeran Alam & Putri Lestari angkatan 15 dan 16.

Foto bersama Pangeran Alam & Putri Lestari angkatan 15 dan 16.

TIMIKA – Ajang pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari angkatan 16 tahun 2021/2022 yang digelar oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung dengan meriah di Ballroom Hotel Cendrawasih 66, Rabu (8/6/2022).

Peserta perwakilan dari SMP YPJ Kuala Kencana, Alvario Permana berhasil terpilih menjadi Pangeran Alam, dan Zivanna Romer dari SMP YPPK St. Bernardus, Zivanna Romer sebagai Putri Lestari.

Manager Enviromental Departemen area Low Land PTFI, Romen Rifian menjelaskan bahwa event ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diprioritaskan untuk terus dilakukan secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuannya untuk membina dan mengembangkan minat bakat serta wawasan para peserta dalam hal kepemimpinan dan juga kepedulian terhadap lingkungan.

“Ini sudah masuk angkatan yang ke-16. Mudah-mudahan tahun depan kita buat lagi yang ke 17 dan seterusnya,” ujarnya.

Romen berharap dengan diadakannya event ini, semua para peserta yang mengikuti dari awal seleksi bisa mendapatkan pengetahuan tambahan dan keahlian baru.

“Karena ini tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan life skill-nya mereka ya. Seperti mungkin ada yang masih kagok atau belum terampil dalam membuat video, mereka akhirnya terpacu dan termotivasi. Yang tadinya mungkin kurang dalam komputer, harapannya setelah kegiatan ini juga muncul kreativitas-kreativitas baru,” tuturnya.

Baca Juga :  Papua Tengah Tuan Rumah Perdana LCC MPR RI, Momentum Bangun Karakter dan Nasionalisme Pelajar

Lanjut Romen, yang paling penting adalah mengubah mindset para peserta sehingga cara berpikir dan tindak tanduknya yang bermula dari rumah dan sekolah sudah mulai masuk perihal wawasan yang berkelingkungan.

“Selain itu kepribadian. Ini juga yang tak kalah penting. Kalau kita melihat anak-anak yang tampil hari ini, itu semuanya supel dan lugas. Saya pikir itu adalah bagian daripada proses seleksi dan pendidikan yang dilakukan sampai mereka pada jenjang atau tahapan terakhir ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Romen menyebutkan para peserta yang terpilih sebagai Pangeran Alam dan Putri Lestari akan dilibatkan dalam event-event di tingkat provinsi maupun nasional.

“Jadi setelah ini tentu tidak hanya berhenti di sini ya. kita berharap yang terpilih ini tidak hanya menjadi duta di Timika, tapi bisa juga nanti ketika ada event-event yang memang pas waktunya dan ada kesempatannya, mereka juga bisa kita libatkan ke event tersebut, baik itu event provinsi maupun nasional,” pungkasnya.

Di samping itu, sebagai Pangeran Alam, Alvario merasa beruntung dapat mengikuti program positif ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat baginya.

Baca Juga :  Gelar SDGs, PTFI dan Pemkab Mimika Bahas Penanggulangan Stunting

“Program ini sangat membantu saya untuk lebih percaya diri, memiliki wawasan yang lebih tinggi, dan masih banyak lagi manfaatnya,” ungkapnya.

Untuk ke depannya, Alvario akan mengajak pengurus OSIS dalam menciptakan program-program yang sekiranya dapat menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Serta melibatkan teman-teman di sekitar untuk senantiasa memelihara alam,” kata Alvario

Sementara itu, Putri Lestari Sivanna mengatakan bahwa dirinya bakal mengawali programnya dengan melakukan berbagai kampanye tentang lingkungan.

“Mungkin kampanye dulu karena untuk menggerakkan orang-orang agar lebih peduli terhadap lingkungan itu harus mulai dari iklan. Terus diikuti juga dengan percontohan seperti aksi nyata kerja bakti di lapangan,” jelasnya.

Di akhir obrolan, Sivanna tidak lupa menyampaikan pesan terkait lingkungan, “Ko jaga sa, sa jaga ko. Kalian jaga alam, maka alam pun akan menjaga kalian,” tutupnya.

Untuk diketahui, acara ini turut didukung oleh PT Universal Tekno Reksajaya dan Dinas Pendidikan Mimika. Adapun banyaknya peserta yang sejak awal menjalani seleksi berjumlah  60 orang dari 30 sekolah di Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini
Sentra Pendidikan Mimika Butuh Intervensi Pemprov Hingga Pemerintah Pusat
Jalan Sunyi Polisi Kawan Pendidikan di Kapiraya
Wapres Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Sekolah Asrama Khusus OAP
Data Dapodik Bermasalah, Distribusi MBG di Mimika Kacau
Lokakarya Pendidikan Keuskupan Timika Tegaskan Sinergi Majukan SDM Papua Tengah
Terungkap Penyebab Mandeknya Pelayanan MBG di Mimika
MBG Mimika Mandek: Siswa Mengadu, Satgas Mengaku Tak Punya Data

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:31 WIT

Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini

Selasa, 21 April 2026 - 22:43 WIT

Sentra Pendidikan Mimika Butuh Intervensi Pemprov Hingga Pemerintah Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 13:34 WIT

Jalan Sunyi Polisi Kawan Pendidikan di Kapiraya

Selasa, 21 April 2026 - 12:57 WIT

Wapres Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Sekolah Asrama Khusus OAP

Jumat, 17 April 2026 - 11:32 WIT

Data Dapodik Bermasalah, Distribusi MBG di Mimika Kacau

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Yoga Pribadi, usai mengikuti kegiatan konsultasi publik pendahuluan di Ruang Rapat Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jalan SP3. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Pemerintahan

Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah

Kamis, 30 Apr 2026 - 00:50 WIT

Suasana pemaparan materi dalam sosialisasi nikah, talak, dan rujuk di Multipurpose Room Grand Tembaga Hotel, Rabu (29/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Pemerintahan

Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika

Rabu, 29 Apr 2026 - 17:14 WIT