TPNPB-OPM Rilis Foto & Video Penyanderaan Pilot Susi Air, Sebby Sambom: Dia Baik-baik dan Sehat

Selasa, 14 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima Pertahanan Daerah Kodap III Ndugama-Derakma, Brigjen Egianus Kogeya, berjabat tangan dengan pilot Kapten Philip Mark Mehrtens.

Panglima Pertahanan Daerah Kodap III Ndugama-Derakma, Brigjen Egianus Kogeya, berjabat tangan dengan pilot Kapten Philip Mark Mehrtens.

NDUGA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) merilis foto dan video pembakaran pesawat Susi Air Pilatus Porter PC 6/PK-BVY serta penyanderaan pilot Kapten Philip Mark Mehrtens.

Foto dan video tersebut dikirim oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, via WhatsApp Selasa (14/2/2023) malam.

Pada salah satu video, Panglima Pertahanan Daerah Kodap III Ndugama-Derakma, Brigjen Egianus Kogeya, menyatakan bahwa pilot yang telah disandera tidak akan dilepaskan hingga Papua Merdeka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hanya kunci kemerdekaan baru saya akan lepas pilot. Jadi negara Indonesia harus mengaku bahwa harus Papua merdeka,” ujar Egianus dalam video.

Baca Juga :  Kapolres Mimika Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban Jelang Pesta Demokrasi

“Saya sandera dia untuk Papua merdeka, bukan untuk makan, untuk minum. Itu tidak ada. Jadi, saya akan bawa pilot sampai Papua merdeka,” tegasnya.

Sementara itu, Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sambom melalui video berdurasi 2:51 menit menyampaikan bahwa pilot Kapten Philip adalah jaminan politik untuk bernegosiasi tentang kemerdekaan Papua.

“Pilot warga Selandia Baru resmi mereka tahan sebagai jaminan politik untuk negosiasi tentang hak kemerdekaan bangsa Papua Barat,” jelasnya.

Sebby menyebutkan, pilot telah bersama-sama dengan kelompok pimpinan Egianus Kogoya di Markas KODAP III Ndugama-Derakma.

“Dia dalam keadaan baik-baik dan sehat. Kemudian TPNPB akan bertanggung jawab. Jadi pilot itu ditahan sebagai teman dan sahabat dari tetangga kami terdekat orang New Zealand,” sebut Sebby.

Baca Juga :  Kunker ke Mimika, Komisi II DPR RI Evaluasi Daerah Otonomi Baru Papua Tengah
Panglima Pertahanan Daerah Kodap III Ndugama-Derakma, Brigjen Egianus Kogeya, bersama pilot Kapten Philip Mark Mehrtens.

“Oleh karena itu, Jakarta tidak boleh politisir dengan apapun alasan. Kami akan bicara dengan pemerintah Selandia Baru karena selama ini Pemerintah Selandia Baru, Australia, Uni Eropa, Amerika Serikat mereka mendukung Indonesia persenjataan dan melatih tentara polisi untuk bunuh orang asli Papua selama 60 tahun,” imbuhnya.

Sebby juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bertanggung jawab karena menurutnya PBB telah gagal melegitimasikan hak kemerdekaan bangsa Papua.

“Jadi, tujuan dan sikap kami sangat jelas,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Rabu, 15 April 2026 - 19:26 WIT

Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:45 WIT

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Berita Terbaru