Polda Papua Dalami Video Kekerasan KKB Terhadap Warga Sipil

Minggu, 27 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video kekerasan KKB terhadap warga sipil.

Tangkapan layar video kekerasan KKB terhadap warga sipil.

MIMIKA – Baru-baru ini, masyarakat Papua dikejutkan oleh tersebarnya sebuah video yang menunjukkan tindakan kekerasan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap warga sipil.

Video yang berdurasi 1 menit 51 detik itu telah menjadi viral dan memicu keprihatinan serta reaksi keras dari berbagai pihak.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, dalam tanggapannya menyebutkan bahwa aksi kekerasan yang dilakukan di video tersebut menunjukkan tindakan yang tidak manusiawi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat disayangkan, terutama dalam kasus kekerasan terhadap seorang wanita,” ujar Benny via WhatsApp, Sabtu (26/8/2023) malam.

Benny menjelaskan, di dalam video itu, terlihat anggota KKB melakukan kekerasan dengan cara menendang korban yang diperintahkan untuk duduk dalam posisi berkelompok.

Baca Juga :  KKB Lakukan Penyerangan di Puncak, 2 Warga Sipil Tertembak

Dikatakan bahwa kekerasan yang diperlihatkan pada video tersebut telah mendapat kecaman tajam sebagai pelanggaran hak asasi manusia dan norma kemanusiaan.

“Sungguh tindakan tidak manusiawi yang diperlihatkan oleh KKB terhadap warga. Kami merasa prihatin atas kejadian ini dan sedang berupaya keras untuk mengungkap lokasi serta identitas para pelaku,” kata Benny.

Lebih lanjut, Benny menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan secara mendalam dengan menganalisis jejak digital dari video tersebut.

Tujuannya untuk mengidentifikasi pelaku serta mengumpulkan bukti yang cukup untuk memproses hukum terhadap mereka.

Kombes Pol Ignatius Benny juga menekankan komitmen Polda Papua dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Mimika Masih Bebas dari Penyakit Gagal Ginjal Akut

“Kami tetap berkomitmen bahwa siapa saja yang melakukan tindakan melawan hukum akan kami proses sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami meminta kepada warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh orang-orang yang ingin menciptakan ketidakstabilan. Mari kita bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam memulihkan ekonomi dan kesejahteraan di Papua,” tambahnya.

Kejadian ini mengingatkan semua pihak akan eskalasi situasi di Papua yang membutuhkan penanganan serius. Semua tindakan yang merugikan masyarakat dan stabilitas harus diberantas secara tegas dan adil.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terbaru