Vaksinasi Rabies Anjing dan Kucing Diserbu Warga Timika

Jefri Manehat

Minggu, 8 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Mimika saat membawa hewan peliharaan untuk divaksin rabies. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

Warga Mimika saat membawa hewan peliharaan untuk divaksin rabies. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

MIMIKA – Puluhan warga Timika datang membawa hewan kesayangannya untuk menjalani vaksin rabies yang digelar di halaman Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, Sabtu (7/10/2023).

Kegiatan vaksinasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra; Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten, Drh. Sabelina Fitria; dan Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas 1 Timika, Ferdi.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika, Drh. Sabelina Fitriani, mengungkapkan bahwa kegiatan vaksinasi ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka pencapaian rekor MURI.

Kegiatan vaksinasi ini juga dirangkaikan dengan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Mimika.

“Tujuan vaksinasi ini adalah untuk mencegah penularan penyakit rabies masuk ke Timika melalui Hewan Pembawa Rabies (HPR) yakni anjing, kucing dan kera. Kita berkomitmen agar Timika tetap bebas dari kasus Rabies,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan ini pun bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengetahuan bahaya penyakit Rabies.

Sampai saat ini dikatakan, sudah ada 13 kasus kematian di 27 provinsi yang disebabkan oleh penyakit Rabies.

“Saya harap warga Timika bisa memanfaatkan kesempatan ini agar bisa datang untuk vaksin hewan kesayangan mereka, karena kita akan gratiskan selama sebulan saja. Setelah itu, sudah berbayar karena harga serumnya tidak murah,” ungkapnya.

Baca Juga :  John Rettob Sebut SK Pengurus KONI Mimika 2023-2027 Tidak Sah

Ia juga meminta kepada masyarakat Mimika untuk tidak lagi menganggap anjing sebagai ternak, tetapi sebagai hewan kesayangan yang tidak boleh dikonsumsi.
“Mari kita sama-sama memiliki kesadaran bahwa anjing tidak untuk dikonsumsi, tapi harus disayangi,” imbuhnya.

Adapun total hewan yang divaksin sebanyak 157 ekor yang meliputi anjing ras 35 ekor, anjing lokal 54 ekor, kucing ras 36 ekor, dan kucing lokal 32 ekor. Usai divaksin, masing-masing hewan piaraan mendapatkan vitamin dan snack.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP
Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah
Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan
Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan
Dirut BPJS Kesehatan ke Mimika Gandeng Pemda Perkuat JKN
Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan
Menanti Strategi Jitu Pembangunan Distrik Jita dari Hasil Musrenbang 2026
Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2026

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:21 WIT

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:07 WIT

Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:16 WIT

Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan

Senin, 9 Maret 2026 - 23:40 WIT

Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:46 WIT

Dirut BPJS Kesehatan ke Mimika Gandeng Pemda Perkuat JKN

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jenazah korban kecelakaan tunggal di Jalan Ahmad Yani, Timika, Kabupaten Mimika, Minggu (22/3/2026) pagi. (Foto: Humas Polres Mimika)

Peristiwa

Ngebut Subuh Hari, Pengendara Motor Tewas Tabrak Pagar di Mimika

Minggu, 22 Mar 2026 - 13:32 WIT