Polisi Ungkap Peran Dua Anggota KKB yang Ditewaskan di Yahukimo

Endy Langobelen

Kamis, 11 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

YAHUKIMO – Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengungkap peran dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam sejumlah kasus penembakan dan pembantaian di Yahukimo, Papua Pegunungan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua anggota KKB yakni Afrika Heluka dan Toni Wetapo alias Toni Giban tewas saat aparat gabungan melakukan operasi penyisiran di Kali WO, Kabupaten Yahukimo, Kamis (11/4/2024) dini hari.

Dalam keterangan tertulis, Faizal menyampaikan bahwa Afrika Heluka adalah anggota KKB aktif kelompok Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KKB Aktif Afrika Heluka merupakan DPO kasus penembakan anggota Polres Yahukimo atas nama Brigpol Usdar yang menyebabkan korban meninggal dunia pada 29 November 2022,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Faizal, Afrika Heluka juga terlibat dalam aksi penembakan terhadap anggota Brimob Satgas Preventif Operasi Damai Cartenz 2022 yang menyebabkan 1 personel meninggal dunia dan 1 personel mengalami luka berat pada 30 November 2022.

Baca Juga :  OPM Minta Pemerintah Indonesia Berunding dan Hentikan Operasi Militer

“Juga penembakan Mako Polres Yahukimo pada 30 Desember 2022, penyerangan Dandim 1715/Yahukimo yang menyebabkan 1 orang anggota TNI meninggal dunia pada 1 Maret 2023 dan penembakan pesawat Trigana Air B737 PK-YSC pada 11 Maret 2023,” ungkap Faizal.

Lebih lanjut Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, dalam keterangannya, menerangkan bahwa Toni Wetapo alias Toni Giban merupakan anggota KKB aktif kelompok Yahukimo pimpinan Yotam Bugiangge.

“Yang bersangkutan diduga terlibat pembantaian terhadap masyarakat pendulang emas di Kali I pada 16 Oktober 2023 dengan korban masyarakat sipil sebanyak 13 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka dan 2 orang lainnya tidak ditemukan, serta yang terakhir terlibat dalam penembakan Pesawat Wings Air di bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo pada tanggal 17 Februari 2024,” terang Bayu.

Baca Juga :  Sinergi Apkam dan Masyarakat Papua Perkuat Perlindungan Warga di Jila

Diberitakan sebelumnya, selain menewaskan Afrika dan Toni, aparat gabungan juga menangkap 6 orang lainnya di lokasi penyisiran Kali WO.

Keenam orang tersebut telah diamankan di Posko Operasi Damai Cartenz wilayah Yahukimo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun sejumlah alat bukti yakni 5 buah parang, 1 pucuk senapan angin, 2 buah busur panah, 1 bilah pisau dengan gagang berwarna merah, 1 bilah samurai dengan sarung terbuat dari kayu berwarna merah, 1 bilah pisau dan HP berbagi jenis serta aksesoris lainya yang bermotif Bintang Kejora.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa penindakan ini merupakan peringatan keras kepada KKB agar menghentikan tindakan-tindakan gangguan keamanan di Tanah Papua.

“Tindakan Satgas Damai Cartenz ini memberikan pesan yang kuat kepada para pelaku kejahatan dalam hal ini KKB bahwa tindakan mereka tidak akan ditoleransi dan akan dihadapi dengan tindakan hukum yang tegas,” pungkas Bayu.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM
Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta
Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:02 WIT

IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:10 WIT

Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terbaru

Jenazah MA (31) dari TKP di Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (25/10/2026). (Foto: Polsek Mimika Timur)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hiripau Mimika

Minggu, 25 Okt 2026 - 15:35 WIT