PFA Cari Bakat 2024 Resmi Bergulir, 100 Lebih Anak Ikut Seleksi di Mimika

Ahmad

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama sebelum para peserta menunjukkan kebolehannya dalam seleksi PFA Cari Bakat 2024 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (14/6/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

i

Foto bersama sebelum para peserta menunjukkan kebolehannya dalam seleksi PFA Cari Bakat 2024 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (14/6/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Lebih dari 100 anak usia dini di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengikuti seleksi Papua Football Academy (PFA) Cari Bakat 2024 yang resmi dibuka pada Jumat (14/6/2024) siang di Lapangan Sepak Bola Mimika Sports Complex, Jalan Poros SP5, Timika.

PFA Cari Bakat 2024 angkatan ketiga ini menyeleksi anak-anak dengan beberapa syarat yakni pertama, laki-laki kelahiran 1 Januari 2011 hingga 31 Desember 2011.

Kedua, merupakan anak Papua yang dalam artian lahir atau besar di Papua. Ketiga, dalam kondisi sehat (ada bukti imunisasi jadi nilai tambah).

keempat, bersekolah (dibuktikan dengan salinan ijazah atau rapor). Kelima, memiliki salinan kartu induk anak. Keenam, akte kelahiran, kartu keluarga dan KTP orang tua. Terakhir, membawa perlengkapan sepak bola.

Ajang pencarian bakat ini diketahui akan berlangsung selama tiga hari ke depan, yakni mulai hari ini sampai 14 Juni 2024.

Yizreel, seorang peserta yang hadir untuk mengikuti seleksi meyebut ini merupakan kesempatan baginya untuk menambah ilmu tentang sepak bola di PFA.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Salurkan 2 Ribu Paket Sembako Bagi Warga 3 Kampung Terdampak Banjir
Para peserta menunjukkan kebolehannya mengolah bola dalam seleksi PFA Cari Bakat 2024 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (14/6/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Anak yang baru menyelesaikan pendidikan sekolah dasar itu juga mengaku sangat senang mengikuti PFA Cari Bakat.

“Sa (saya-red) mau jadi pemain bola. Sa mau main di PSBS Biak. Sa senang ikut ini,” ungkapnya kepada Galeripapua.com sambil mengisi formulir pendaftaran.

Untuk mengenyam pendidikan sepak bola di PFA tidaklah mudah. Para peserta harus mempersiapkan mental, kemampuan, dan semangat yang tinggi dengan keterampilan mengolah bola di lapangan hijau.

Saat mengikuti seleksi, mereka tentu harus memberikan yang terbaik sebelum akhirnya menjalani seleksi akhir di Jayapura.

Seluruh peserta dari masing-masing daerah di Papua akan dikuras menjadi 60 peserta terbaik, kemudian disaring lagi untuk mencari 30 terbaik se-Papua agar menempuh pendidikan di PFA.

Direktur Papua Football Academy, Wolfgang Pikal, menyampaikan bahwa di tahun ini, PFA mencari anak yang berbakat tanpa adanya kuota khusus.

Baca Juga :  Januari 2023, QR Code MyPertamina Mulai Diberlakukan di Mimika
Direktur Papua Football Academy, Wolfgang Pikal, didampingi Pelatih Kepala PFA, Ardiles Rumbiak, saat diwawancarai wartawan di sela-sela proses seleksi PFA Cari Bakat 2024 di Lapangan Sepak Bola, Mimika Sports Complex, Jalan Poros SP5, Timika, Papua Tengah, Jumat (14/6/2024). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Hal itu merupakan misi PFA menuju akademi sepak bola teranyar se-Indonesia pada lima tahun mendatang.

Wolfgang mengatakan, para peserta seleksi hari ini yang berhasil menjadi yang terbaik akan dipanggil untuk kembali mengikuti seleksi di hari kedua.

“Anak terbaik hari ini kita akan panggil balik untuk besok bersaing dengan anak yang hari ini belum datang. Dan hari Minggu sore, kita akan main sekali lagi untuk identifikasi anak yang terbaik dari kota Timika,” jelas Wolfgang ketika diwawancara di sela-sela proses seleksi.

Sementara Pelatih Kepala PFA, Ardiles Rumbiak, menyampaikan bahwa yang terpenting dalam seleksi ini adalah bagaimana anak-anak tersebut mampu menunjukkan teknik serta kemampuan bermain bola yang baik agar dapat bersaing dengan anak-anak dari daerah lainnya di Papua dan mendapatkan tempat di PFA.

“60 (anak-red) ke final seleksi di Jayapura. Di situ nanti kita press lagi jadi 30 terbaik dengan bentuk seleksi dan kriteria yang lebih ketat,” tutup Ardiles.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Program Skateboard Mimika Disahkan, KIS Siap Kembangkan Atlet 2026
Banteng CUP 2025 Jadi Cikal Bakal Event Tahunan di Provinsi Papua Tengah
Uncen Kejutkan Liga Mahasiswa Basketball 2025, Jadi Runner-up Divisi 1
Tim PPLPD Kabupaten Mimika Terbang ke Jakarta Ikut Kompetisi FJL 2025
SSB Elang Sabet Juara 2 Ajang Grassroots Football Festival U10-U12 Tahun 2025
Arab Saudi Tundukkan Indonesia 3-2, Kevin Diks Cetak Brace Penalti untuk Garuda
Indonesia Tertinggal 1-2 dari Arab Saudi di Babak Pertama

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Sabtu, 29 November 2025 - 20:34 WIT

Program Skateboard Mimika Disahkan, KIS Siap Kembangkan Atlet 2026

Senin, 24 November 2025 - 15:00 WIT

Banteng CUP 2025 Jadi Cikal Bakal Event Tahunan di Provinsi Papua Tengah

Senin, 10 November 2025 - 17:10 WIT

Uncen Kejutkan Liga Mahasiswa Basketball 2025, Jadi Runner-up Divisi 1

Rabu, 22 Oktober 2025 - 21:56 WIT

Tim PPLPD Kabupaten Mimika Terbang ke Jakarta Ikut Kompetisi FJL 2025

Berita Terbaru

Komisi II DPRK Mimika melakukan kunjungan kerja ke Distrik Wania untuk meninjau keluhan warga, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa)

DPR

Komisi II DPRK Mimika Tinjau Keluhan Warga di Wania

Minggu, 1 Feb 2026 - 17:23 WIT

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT