Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik Resmi Beroperasi

Endy Langobelen

Kamis, 27 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, bersama Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, dan rombongan meninjau Anode Casting. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, bersama Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, dan rombongan meninjau Anode Casting. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

GRESIK – Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur resmi mulai dioperasikan pada Kamis (27/6/2024).

Smelter tersebut diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, bersama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, didampingi Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas.

Pada kesempatan itu, Airlangga Hartarto melalui sambutannya menyebutkan bahwa smelter PTFI merupakan sebuah pabrik yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pabrik yang saya sebut extraordinary. Luar biasa dalam waktu 30 bulan sejak kita groundbreaking oleh Pak Presiden bisa (selesai pembangunan) on time. Ini luar biasa,” ujar Airlangga.

Dia menyampaikan, pembangunan smelter Freeport adalah bagian dari perjanjian Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Proses pembangunan berlangsung tepat waktu di mana saat ini telah mulai beroperasi dan berproduksi pada Agustus hingga mencapai kapasitas penuh pada Desember 2024.

“Jadi, ini (smelter) sangat tepat waktu karena sekarang renewable energy menjadi tren dan butuh critical mineral salah satunya copper,” kata Menko.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia; Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas; Plt Direktur Jenderal Minerba, Bambang Suswantono; Pj Sekdaprov Jawa Timur, Bobby Soemiarsono; dan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama-sama menekan tombol sirine yang menandai beroperasinya smelter PTFI. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia; Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas; Plt Direktur Jenderal Minerba, Bambang Suswantono; Pj Sekdaprov Jawa Timur, Bobby Soemiarsono; dan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama-sama menekan tombol sirine yang menandai beroperasinya smelter PTFI. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Ia mengatakan, dengan adanya smelter PTFI ini, maka aktivitas penambangan sampai proses pemurnian berlangsung di dalam negeri.

Baca Juga :  Pilot Masih Disandera, Pangdam XVII/Cenderawasih: Apa yang Mau Dikhawatirkan?

Diharapkan hal ini berdampak positif bagi perekonomian di tanah air, di mana nilai tambah hasil tambang akan dinikmati di dalam negeri.

Sementara Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bahagia dengan smelter Freeport yang mulai beroperasi sebab proses pembangunannya menghadapi sejumlah tantangan.

“Hari ini, saya berbahagia dan bersyukur karena ini perjalanan panjang. Saya tahu betul membangun smelter ini tidak gampang, sempat mau digeser, dinamikanya minta ampun,” ungkapnya.

“Pada 2021, saat kita putuskan segera membangun, ada pandemi COVID-19. Namun, hari ini, kita bisa sama-sama menyaksikan smelter ini (mulai beroperasi). Ini pembuktian manajemen Freeport mewujudkan komitmen implementasi syarat IUPK,” tuturnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang diwakili Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Bambang Suswantono, mengatakan Kementerian ESDM memonitor dan memantau pembangunan smelter Freeport.

“Dengan adanya peresmian operasi smelter Freeport di Gresik ini, maka menandai dimulainya hilirisasi mineral yang merupakan arahan Bapak Presiden (Joko Widodo). Alhamdulillah Freeport, Kabupaten Gresik, Pemprov Jatim ikut mendukung sehingga pembangunan smelter Freeport selesai tepat waktu dan ini menandai dimulainya hilirisasi mineral di negara kita,” kata Bambang.

Baca Juga :  Freeport–UNCEN Perkuat Kolaborasi, Siapkan SDM Unggul Papua

Senada dengan itu, Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyebut pembangunan smelter baru ini merupakan komitmen PT Freeport Indonesia dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral tembaga yang dicanangkan pemerintah.

Ia mengatakan, tembaga ke depannya akan sangat dibutuhkan oleh dunia. Negara lain sedang berlomba dalam transisi energi sehingga akan membutuhkan tembaga yang sangat banyak.

“Apa yang dicanangkan Pak Presiden dalam IUPK untuk membangun satu smelter baru lagi adalah intuisi yang tepat. Permintaan tembaga dunia akan meningkat terus, mempercepat pembentukan ekosistem electric vehicle, mempercepat Indonesia emas,” katanya.

Sebagai informasi, peresmian operasi smelter PTFI berlangsung di depan area Tangki Asam Sulfat. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dimulainya operasi smelter yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti.

Turut hadir dalam acara itu yakni Pj Sekdaprov Jawa Timur, Bobby Soemiarsono, dan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

Untuk diketahui, smelter baru PTFI mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton.

Selain menghasilkan katoda tembaga, smelter juga menghasilkan lumpur anoda yang selanjutnya dimurnikan di Precious Metal Refinery (PMR) menjadi emas dan perak batangan, serta Platinum Group Metals (PGM).

Hingga akhir Mei 2024, investasi PTFI untuk pembangunan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia ini telah mencapai 3,67 miliar dolar AS atau sekitar Rp58 triliun.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kamoro dan Amungme Freeport Sapu Gelar, Boyong Juara Umum IFRC 2026
Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Freeport Resmikan Fireground Kuala Kencana, Perkuat Kesiapsiagaan Tim Darurat
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
Bantuan Pembuatan Kandang Dukung Pengembangan Ternak Babi Abelom Kogoya

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:29 WIT

Tim Kamoro dan Amungme Freeport Sapu Gelar, Boyong Juara Umum IFRC 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:39 WIT

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:47 WIT

Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:54 WIT

Freeport Resmikan Fireground Kuala Kencana, Perkuat Kesiapsiagaan Tim Darurat

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT