Pembangunan di Mimika Dinilai Lebih Fokus Bangun Kantor Mewah

Jefri Manehat

Rabu, 3 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marinus Tandiseno saat menyampaikan pandangan fraksi Golkar. (Foto: Jefri Manehat)

Marinus Tandiseno saat menyampaikan pandangan fraksi Golkar. (Foto: Jefri Manehat)

MIMIKA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika menilai bahwa pembangunan di Kabupaten Mimika belakangan ini tidak tersentuh kepada masyarakat.

Penilaian itu diungkapkan oleh fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam rapat Paripurna IV Masa Sidang II DPRD Kabupaten Mimika tentang penyampaian catatan rekomendasi terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mimika tahun anggaran 2023, Rabu (3/7/2024) di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Mimika, Jalan Cendrawasih, Timika, Papua Tengah.

Dalam pandangan fraksi Golkar yang dibacakan Marinus Tandiseno, dikatakan bahwa selama ini, Pemerintah Kabupaten Mimika lebih mementingkan pembangunan gedung kantor dinas yang mewah dan mengabaikan pembangunan di wilayah pedalaman yakni pesisir dan pegunungan.

“Pemerintah Kabupaten Mimika lebih mementingkan pembangun gedung kantor yang mewah padahal yang paling membutuhkan pembangunan adalah masyarakat di pedalaman yang notabene adalah masyarakat Kamoro dan Amungme,” ujar Marinus.

Marinus mengatakan, hal itu terlihat dari banyaknya aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD atau yang disebut Pokok Pikiran (Pokir) DPRD pada tahun 2024 yang tidak diakomodir oleh Pemerintah.

“Pokir yang kita sampaikan merupakan aspirasi langsung dari masyarakat ketika kita turun lapangan, bukan mengada-ada,” kata Marinus.

Baca Juga :  Aparat Gabungan Tembak Mati Jelek Waker Anggota KKB Puncak

“Jangan karena ego untuk mendatangkan kepentingan pribadi dan kelompok, akhirnya kita kesampingkan aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Saleh Alhamid ketika membacakan pandangan fraksi PKB.

Saleh turut menyoroti pembangunan di Mimika yang lebih fokus pada pembangunan gedung kantor yang mewah.

“Banyak anggaran di Mimika hanya untuk bangun gedung kantor yang mewah,” ungkapnya.

Menurut Saleh, seharusnya pemerintah lebih memperhatikan pembangunan masyarakat di pesisir dan pegunungan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT