OPM Bakar Sekolah, Letkol Inf Candra: Masa Depan Anak Papua Dihancurkan

Endy Langobelen

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan. (Foto: Istimewa)

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan. (Foto: Istimewa)

PEGUNUNGAN BINTANG – Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan, menyayangkan aksi pembakaran gedung SMP Negeri Okbab yang dilakukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Kampung Borban, Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada Sabtu (12/7/2024) lalu.

“Sangat disayangkan pembakaran gedung sekolah SMP itu. Kejadian ini dikecam oleh masyarakat karena gedung sekolah tersebut dalam kesehariannya digunakan anak-anak untuk belajar,” ujar Candra via pesan WhatsApp, Senin (15/7/2024).

Disebutkan, aksi pembakaran sekolah oleh TPNPB-OPM telah terjadi berulang kali di Papua. Candra menilai bahwa hal itu menandakan TPNPB-OPM memang tidak menginginkan anak-anak Papua mengenyam pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi OPM ini menghancurkan masa depan anak-anak, yang sejatinya semangat dan antusiasme belajar anak-anak sangat tinggi untuk bersekolah,” tuturnya.

Baca Juga :  Pasca Kerusuhan, Masyarakat Wakia Diimbau Tidak Terprovokasi

Melihat aksi pembakaran fasilitas publik yang kerap terjadi di Papua, Letkol Inf Candra mengataka pihaknya akan meningkatkan sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah daerah, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan stakeholder lainnya.

“Baik dengan edukatif, komunikasi sosial, pendekatan pembangunan kesejahteraan, penegakan hukum dan pendekatan humanis lainnya,” jelasnya.

Saat ini, kata Candra, aparat keamanan sedang melakukan pengejaran terhadap gerombolan OPM yang telah membakar sekolah tersebut.

“Aparat keamanan saat ini sedang mengejar gerombolan OPM yang membakar sekolah tersebut, karena usai membakar kemudian melarikan diri,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menegaskan aksi pembakaran ini dilakukan sesuai pengumuman yang selalu disampaikan sejak Desember 2021 bahwa TPNPB akan membakar seluruh bangunan sekolah yang ada di wilayah operasi OPM.

Baca Juga :  Penembakan di Area Grasberg Freeport, Satu Karyawan Dilaporkan Meninggal

Sebby mengatakan, aksi pembakaran sekolah harus dilakukan karena pihaknya menilai pendidikan yang dijalankan versi Indonesia telah merusak nilai-nilai budaya, sejarah, serta ideologi Papua Merdeka pada anak-anak yang merupakan aset dan juga generasi penerus perjuangan kemerdekaan Papua Barat.

“Anak-anak sekolah dipaksa menghafal Undang-Undang Negara Indonesia dan pahlawan Indonesia yang bagi kami itu adalah satu pembodohan bagi generasi Papua,” kata Sebby.

“Sekarang, sudah waktunya sekolah dibakar, gedung-gedung pemerintah dibakar, dan ini waktunya orang Papua hanya berpikir berjuang Papua Merdeka. Nanti, setelah merdeka, baru kita bangun sekolah-sekolah, rumah sakit, dan gedung pemerintah negara Papua Barat yang lebih baik untuk orang Papua,” imbuhnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut  https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBH TPRA Laporkan Dugaan Mafia Tanah Keluarga Sumbari ke Polisi, Soroti Sikap BPN Mimika
Bupati Mimika Laporkan Media Papua News Online ke Polisi, Persoalkan Sejumlah Pemberitaan
Polres Mimika Gelar Razia dan Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
Polisi Kembangkan Penangkapan YN di Keerom, Temukan Senjata Rakitan dan Puluhan Amunisi
Istri Sopir Korban Pembunuhan KKB Dievakuasi dari Mbua ke Wamena
Razia di Lapas Timika, Aparat Sita Sajam, Ponsel, dan Barang Terlarang Lainnya
Polisi Bongkar Pos Perang dan Sita Sajam di Kwamki Narama Mimika
Sopir yang Sempat Ditahan KKB di Jayawijaya Ditemukan dalam Kondisi Terbakar, TNI Lakukan Evakuasi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:36 WIT

LBH TPRA Laporkan Dugaan Mafia Tanah Keluarga Sumbari ke Polisi, Soroti Sikap BPN Mimika

Minggu, 20 September 2026 - 22:08 WIT

Bupati Mimika Laporkan Media Papua News Online ke Polisi, Persoalkan Sejumlah Pemberitaan

Minggu, 20 September 2026 - 19:46 WIT

Polres Mimika Gelar Razia dan Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Jumat, 18 September 2026 - 22:21 WIT

Polisi Kembangkan Penangkapan YN di Keerom, Temukan Senjata Rakitan dan Puluhan Amunisi

Kamis, 17 September 2026 - 23:32 WIT

Istri Sopir Korban Pembunuhan KKB Dievakuasi dari Mbua ke Wamena

Berita Terbaru