Lapas Timika Fasilitasi Warga Binaan Ikut Sekolah Paket

Jefri Manehat

Minggu, 21 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKBM Kasih Yulius saat memberikan sosialiasi kepada warga binaan Lapas Timika. ( Foto: Istimewa/Humas Lapas Timika)

PKBM Kasih Yulius saat memberikan sosialiasi kepada warga binaan Lapas Timika. ( Foto: Istimewa/Humas Lapas Timika)

MIMIKA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Timika akan memfasilitasi warga binaan lapas untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C.

Yopie Romhadi selaku Pelaksana Tugas Kasie Binaaan Nara Pidana dan Anak Didik pada Lapas Timika mengungkapkan program pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C merupakan yang perdana dilakukan Lapas Timika.

“Program ini merupakan pertama kalinya yang dilakukan oleh Lapas Timika bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kasih Yulius,” ujar Yopie pada Kamis (18/7/2024).

Ini, kata Yopie, dilakukan Lapas Timika agar warga binaan yang putus sekolah bisa mendapatkan ijazah kesetaraan paket.

“Jadi, mereka kita fasilitasi untuk bisa mendapatkan ijazah kesetaraan paket, dengan harapan ketika mereka keluar atau bebas mereka bisa menggunakan ijazah untuk bisa melamar pekerjaan, ditambah mereka sudah dibekali dengan pelatihan dalam rangka meningkatkan skil mereka. Dengan begitu, ketika mereka keluar, kita dapat memastikan mereka bisa diterima di tengah masyarakat,” kata Yopie.

Baca Juga :  Gebyar Pajak, Bupati Mimika Tegaskan: Satu Rupiah Pajak Kembali dalam Bentuk Pembangunan

Di tahun pertama pelaksanaan program pendidikan kesetaraan paket, Lapas Timika memfasilitasi setiap tingkatan hanya 10 sampai 15 orang.

“Untuk tahun ini, kita buka untuk 10 sampai 15 orang untuk setiap tingkatan paket A, paket B dan Paket C. Ini masih akan berlanjut di tahun- tahun yang akan datang. Jadi, mereka yang belum berkesempatan akan mengikuti di tahun berikutnya,” terang Yopie.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan
Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu
Rilis Video Penembakan Konvoi Freeport, OPM Klaim Bertanggung Jawab
Konflik Kwamki Narama: Polisi Tangkap 9 Pembawa Sajam, Terjerat UU Darurat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 September 2026 - 15:15 WIT

Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika

Selasa, 8 September 2026 - 15:12 WIT

Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT

Tim Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan seorang warga di area belakang Indekos Warna Warni, Jalan Kelimutu, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:16 WIT