Lagi, Satu Anggota TNI Gugur Ditembak KKB di Puncak Papua Tengah

Endy Langobelen

Sabtu, 23 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Praka Wahriadi Bancin diterbangkan ke Jakarta, Sabtu (23/3/2024). (Foto: Istimewa)

Jenazah Praka Wahriadi Bancin diterbangkan ke Jakarta, Sabtu (23/3/2024). (Foto: Istimewa)

PUNCAK – Kontak tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali terjadi.

Kali ini, kontak tembak terjadi di Kampung Milawak, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Jumat (22/3/2024). Dalam insiden itu, seorang prajurit TNI dilaporkan tewas.

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, korban meninggal dunia atas nama Praka Wahriadi Bancin, personel Satgas Pamtas Yonif 323/BP Pos Beoga. Korban mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kanan.

Diketahui Praka Wahriadi ditembak saat sedang persiapan kembali dari pengambilan logistik di Beoga dan hendak menuju ke Pos Dangbet.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kapen Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, saat dikonfirmasi menyebut masih menunggu laporan resmi.

“Bro, belum dapat info. Tunggu iya, saya tunggu laporan resmi Satgas,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (23/3/2024).

Informasi lainnya dari sumber Galeripapua.com, menyatakan jenazah korban telah dievakuasi pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.25 WIT.

Baca Juga :  Gedung Satpas SIM dan RS Bhayangkara di Timika Mulai Dibangun

Evakuasi dilakukan melalui Bandara Mozes Kilangin Timika menggunakan pesawat Batik Air menuju Jakarta. Dari Jakarta, jenazah korban direncanakan diterbangkan ke Medan pada Minggu 24 Maret 2024.

Informasi terkait proses evakuasi ini telah dikonfirmasi ke Kapen Kogabwilhan III, namun kembali dengan jawaban yang sama, belum mendapatkan info.

“Belum (ada info), bro,” jawabnya singkat via pesan WhatsApp

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT