Evakuasi Pilot dan Penumpang Helikopter yang Diserang OTK di Mimika Terhambat Cuaca

Endy Langobelen

Senin, 5 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha. (Istimewa/Sevianto Pakiding)

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha. (Istimewa/Sevianto Pakiding)

MIMIKA – Proses evakuasi pilot dan para penumpang helikopter yang diduga diserang orang tak dikenal (OTK) di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terhambat cuaca buruk.

Hal itu disampaikan Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha, via telpon WhatsApp, Senin (5/8/2024) sore.

“Tim evakuasi yang berangkat ke sana tadi tidak tembus karena cuaca tidak mendukung. Hujan deras di sekitar Alama dan mereka telah kembali,” ungkap Kapolres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebut, evakuasi akan dilanjutkan esok hari bilamana cuaca telah mendukung.

“Bila cuaca telah membaik, rencananya besok baru dilanjutkan kembali upaya evakuasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kapolres menyatakan bahwa terkait dengan kondisi pilot yang terluka, dirinya belum dapat memastikan apakah pilot tersebut telah meninggal atau masih hidup.

“Saya tidak berani untuk memastikan kondisi pilot karena kita belum bisa mengakses ke lokasi kejadian. Yang jelas pilot dalam kondisi terluka. Kami belum berani mengatakan terkait dengan kondisinya apakah meninggal dunia atau tidak,” katanya.

Baca Juga :  Dinas Sosial Mimika Gelar Sosialisasi Kampung Kelurahan Peduli Anak

Diberitakan sebelumnya, sebuah helikopter milik PT Intan Angkasa yang membawa tujuh penumpang termasuk pilot dikabarkan diserang OTK di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (5/8/2024).

Helikopter dengan nomor penerbangan PK-IWN Type MD-500 itu diketahui dipiloti oleh Glen Malcolm Conning. Helikopter itu disewa oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika untuk mengantar tenaga kesehatan ke Distrik Alama.

“Sekitar pukul 09.35 WIT, helikopter yang mengangkut empat tenaga kesehatan dan dua orang anak take off dari Bandara Cargo UPBU Mozes Kilangin Timika menuju Distrik Alama,” jelas Kapolres.

“Direncanakan helikopter itu akan tiba di Alama pada pukul 10.25 WIT dan akan kembali landing di Bandara Cargo Mozes Kilangin pada pukul 11.00 WIT. Namun, sampai saat ini, helikopter tersebut belum juga tiba,” imbuhnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Papua Adu Peran sebagai Tukang Becak hingga Wisuda

Sementara itu, helikopter kedua yang dipiloti oleh Geoffrey Foster ketika terbang ke tujuan yang sama, Distrik Alama, terlihat dari atas ketinggian bahwa helikopter yang dipiloti Glen Malcolm Conning sedang ditodong oleh orang tak dikenal.

“Dari ketinggian, mereka melihat helikopter itu masih on dan pilot sudah terluka. Lalu ada beberapa yang sudah dijejer sama OTK,” jelasnya.

Adapun identitas dari keenam penumpang yakni orang dewasa yaitu Kolariak, Hasmaya, Demianus, dan Naomi. Anak-anak yakni Ferni dan Hafidan.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT