BKPSDM Mimika Beri Diklat Prajabatan dan Orientasi bagi CPNS dan PPPK

Jefri Manehat

Kamis, 30 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, didampingi Kepala BKPSDM Mimika, Drs. Ananias Faot juga pimpinan OPD, dan peserta diklat prajabatan dan orientasi. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

Foto bersama Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, didampingi Kepala BKPSDM Mimika, Drs. Ananias Faot juga pimpinan OPD, dan peserta diklat prajabatan dan orientasi. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

MIMIKA – Sebanyak 498 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) prajabatan dan orientasi yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika, Kamis (30/11/2023) di gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi, Timika.

Kepala BKPSDM Mimika, Drs. Ananias Faot yang diwakili Sekretaris BKPSDM, Yulius Piligame, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta prajabatan dan orientasi PPPK terdiri dari CPNS formasi tahun 2021 TMT SK tahun 2023 sebanyak 343 orang, PPPK formasi tahun 2021 TMT SK tahun 2023 sebanyak 155 orang, dan sisa CPNS formasi tahun 2013, 2019 TMT SK tahun 2019, dan 2021 sebanyak 10 orang.

Dari jumlah CPNS yang mengikuti prajabatan, 83 persen merupakan orang asli Papua (OAP) dengan jumlah 288 orang. Sedangkan non-OAP sebanyak 55 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara jumlah PPPK yang mengikuti orientasi 72 persen merupakan OAP dengan jumlah 112 orang dan non-OAP 43 orang.

Dijelaskan, dari jumlah formasi khusus tenaga honorer K1 dan K2 tahun 2021 sebanyak 600 orang yang terakomodir dalam program afirmasi Pemerintah Pusat, namun dalam prosesnya hanya 595 orang yang ditetapkan oleh Menpan-RB.

“Jumlah ini terus berkurang, di mana saat pelaksanaan seleksi yang menggunakan sistem computer assisted tes (CAT) hanya diikuti 528 orang dan pada saat penetapan NIP hanya 498 orang yang ditetapkan NIP. Sedangkan 30 orang lainnya masih dalam proses penetapan NIP dan perbaikan melalui aplikasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Penilaian Inovasi Daerah, Mimika Urutan 391 dari 415 Kabupaten

“Hasil koordinasi dengan pihak BKN khususnya Kanreg IX BKN Jayapura dan Menpan-RB, 30 orang yang sementara dalam proses penetapan NIP akan menyusul bersama sisa formasi lainnya,” imbuhnya.

Yulius menambahkan, penyelenggaraan diklat prajabatan bagi CPNS dilaksanakan mulai dari tanggal 30 November 2023 sampai dengan tanggal 7 Desember 2023.

Sedangkan orientasi PPPK dilaksanakan mulai tanggal 30 November 2023 sampai dengan 5 Desember 2023.

Terlaksananya diklat prajabatan CPNS dan orientasi PPPK formasi tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika ini bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua.

Adapun tujuan dari penyelenggara prajabatan dan orientasi ini yakni untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan secara professional dengan dilandasi kepribadian dan etika ASN sesuai kebutuhan instansi.

Kemudian menciptakan aparatur sipil negara yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Selanjutnya memantapkan sikap dan semangat pengabdian dan berorientasi pada pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan masyarakat, serta enciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pengembangan demi terwujudnya pemerintahan yang baik.

Sementara Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, yang hadir pada pembukaan prajabatan dan orientasi itu mengatakan diklat prajabatan dan orientasi ini merupakan langkah percepatan penyesuaian diri bagi peserta CPNS maupun PPPK sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara nomor 15 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi PPPK.

Baca Juga :  Jaga Alam, Jaga Carstensz: Karyawan Freeport Angkut 600 Kg Sampah dari Jalur Pendakian

Dalam kesempatan itu, Bupati meminta kepada peserta para peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti diklat dan orientasi ini dengan menaati semua peraturan yang telah ditetapkan.

Sebab, kompetensi yang tinggi sangat diperlukan sejalan dengan tuntutan perkembangan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan aparatur sipil negara.

“Apalagi daerah demokrasi dan transparansi saat ini, negara terus-menerus menjadi sorotan oleh semua elemen masyarakat sehingga peningkatan individu aparatur sipil negara penting untuk ditumbuhkan kembangkan,” terangnya.

Bupati Omaleng menjelaskan, berdasarkan undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, ASN terdiri dari PNS dan PPPK.

“PNS dan PPPK merupakan bagian dari ASN yang telah memenuhi syarat dan diangkat berdasarkan surat keputusan calon pegawai negeri sipil dan perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang mempunyai peranan penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan,” kata Bupati.

Di samping itu, bupati juga menyampaikan terima kasih kepada kepala BKSDM Provinsi Papua atas kerja samanya dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam menyelenggarakan diklat pada jabatan serta orientasi PPPK yang dilaksanakan saat ini.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab Direktur RSUD Mimika: Tongkat Estafet Berpindah, Tantangan Baru Menanti
Paskah 2026, Menteri Agama Ajak Umat Doakan Bangsa
WFH Tiap Jumat, Papua Tengah Genjot Birokrasi Digital dan Efisiensi Anggaran
Soal WFH, Bupati Mimika Tunggu Arahan Gubernur
Bappeda Mimika Soroti Otsus Belum Tepat Sasaran, Fokus Benahi Pendidikan dan Pengawasan
Fasilitas Air Bersih di Pesisir Mimika Banyak Rusak, Pengelolaan Diubah
Musrenbang RKPD, Bupati Mimika: Sektor Pendidikan jadi Prioritas Utama
Bupati Mimika: Kenaikan Biaya Perjalanan Dinas ASN Masih Sekadar Wacana

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 22:30 WIT

Sertijab Direktur RSUD Mimika: Tongkat Estafet Berpindah, Tantangan Baru Menanti

Minggu, 5 April 2026 - 04:34 WIT

Paskah 2026, Menteri Agama Ajak Umat Doakan Bangsa

Jumat, 3 April 2026 - 23:05 WIT

WFH Tiap Jumat, Papua Tengah Genjot Birokrasi Digital dan Efisiensi Anggaran

Kamis, 2 April 2026 - 06:31 WIT

Soal WFH, Bupati Mimika Tunggu Arahan Gubernur

Rabu, 1 April 2026 - 03:28 WIT

Bappeda Mimika Soroti Otsus Belum Tepat Sasaran, Fokus Benahi Pendidikan dan Pengawasan

Berita Terbaru

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, memberikan penghormatan terakhir kepada korban insiden tambang bawah tanah melalui peletakan karangan bunga di site DMLZ, Mimika, Selasa (7/4/2026). Tragedi September 2025 menjadi titik balik perusahaan dalam memperketat protokol keselamatan kerja. (Foto: Dokumen PTFI)

Freeport

Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan

Kamis, 9 Apr 2026 - 01:09 WIT