MIMIKA — Kepolisian Resor (Polres) Mimika menerjunkan personel gabungan Brimob, Sabhara, dan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) dalam Operasi Sikat Noken 2026.
Operasi skala besar ini digelar untuk memburu para pelaku kejahatan konvensional yang meresahkan warga, khususnya tindak pidana 3C: pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian dengan kekerasan (curas) seperti begal serta penjambretan.
Guna mempersempit ruang gerak para pelaku kriminal, aparat kepolisian menyisir sejumlah wilayah rawan kejahatan di Kota Timika melalui patroli skala besar. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan masyarakat yang beraktivitas di malam hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tadi malam kami telah mengerahkan personel Brimob bersama unsur gabungan Polri menggelar patroli skala besar di sejumlah titik rawan kriminalitas di Kota Timika,” ujar Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, Jumat (24/7/2026).
Kapolres memberikan peringatan keras kepada para pelaku tindak kejahatan di wilayah hukumnya agar segera menghentikan aksi mereka dan kembali ke jalan yang benar.
Ia menekankan bahwa kepolisian tidak akan segan mengganjar para pelaku kejahatan dengan tindakan tegas dan terukur jika mereka tetap nekat melancarkan aksinya.
“Sekarang saya sampaikan kepada para pelaku kriminal mau dengar atau tidak silahkan, pilihannya hanya dua, bertobat atau berobat. Bertobat artinya hentikan semua kegiatan kriminal, tinggalkan perbuatan melawan hukum, kembali menjadi warga yang baik dan mencari nafkah dengan cara yang benar,” ungkap Kapolres tegas.
“Tetapi kalau memilih ‘berobat’, maka kami akan memburu dan menindak sesuai hukum yang berlaku. Saya akan kejar dengan cara apa pun yang sah menurut aturan hingga para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya,” sambungnya.
Seluruh jajaran jajaran Polres Mimika telah diinstruksikan untuk bergerak cepat merespons setiap laporan masyarakat, mulai dari tahap penyelidikan, patroli intensif, hingga penangkapan para buronan.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) membutuhkan peran aktif warga.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap indikasi atau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Penggelaran personel di lapangan ini menjadi bukti komitmen Polres Mimika dalam menciptakan iklim kota yang aman dan bebas dari rasa takut selama Operasi Sikat Noken 2026 berlangsung.
“Saya hadir di Kabupaten Mimika ini untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kriminal untuk membuat warga hidup dalam ketakutan,” pungkasnya.







