Demo di Kantor Dishub Mimika, Masyarakat 4 Distrik Tuntut Buka Penerbangan

Ahmad

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi berunjuk rasa di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Selasa (29/4/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Massa aksi berunjuk rasa di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Selasa (29/4/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Masyarakat dari empat distrik di wilayah pegunungan Mimika melakukan unjuk rasa di halaman Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (29/4/2025).

Adapun masyarakat yang tergabung adalah dari Distrik Tembagapura, Hoya, Jila, dan Distrik Alama dengan mengatasnamakan 47 kampung.

Mereka datang ke Kantor Dinas Perhubungan melakukan unjuk rasa dengan membawa 3 poin tuntutan, yakni sebagai berikut.

Pertama, Pemerintah Kabupaten Mimika diminta menyetop stigma daerah pedalaman 4 distrik menjadi zona merah.

Kedua, mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perhubungan segera membuka akses pelayanan transportasi udara subsidi.

Ketiga, Pemerintah Kabupaten Mimika diminta segera selesaikan proses pembangunan bandara di Distrik Hoya dan Alama, serta melakukan verifikasi dan registrasi lapangan terbang yang sudah dibangun di Distrik Jila, Bandara Noemun.

“Di mana pelayanan masyarakat pedalaman? Setop stigma 4 distrik menjadi zona merah,” teriak Koordinator Lapangan (Koorlap) Aksi, Eli Dolame, dalam orasinya.

Baca Juga :  7 Bulan Penerbangan ke Alama Mimika Tutup, Masyarakat Butuh Perhatian Pemerintah

“DPRD Kabupaten Mimika bersama pemerintah jangan tutup mata. Kami juga minta DPRD harus hadir di sini supaya dengar aspirasi kami,” lanjutnya.

Eli mengungkapkan bahwa selama akses penerbangan ditutup, masyarakat di wilayah pegunungan 4 distrik kesulitan mendapat pelayanan kesehatan, pendidikan, pemerintahan dan bahkan bahan makanan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kehadiran Aparat Non-Organik Timbulkan Rasa Takut Masyarakat Papua
Aksi Front Rakyat Papua di DPRK Mimika, Soroti Otsus hingga Investasi
Sengketa Tapal Batas Kapiraya: Warga Tiga Kampung Dilaporkan Mengungsi
Kritikan Mahasiswa dan Pemuda di Tengah Pujian Capaian Positif JOEL Pimpin Mimika
Pengungsi Nduga Dinilai Terabaikan, Pemerintah Diminta Bertindak Serius
Kepala Suku Mee Tekankan Penyelesaian Adat Sengketa Batas Kapiraya
Aksi 1.000 Lilin di Timika, Desak Pengusutan Kasus Andrie Yunus
Soroti Aksi Mogok, Pemuda Mimika Usul Petugas Sampah Diangkat Jadi PPPK

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:04 WIT

Kehadiran Aparat Non-Organik Timbulkan Rasa Takut Masyarakat Papua

Selasa, 7 April 2026 - 22:38 WIT

Aksi Front Rakyat Papua di DPRK Mimika, Soroti Otsus hingga Investasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:12 WIT

Sengketa Tapal Batas Kapiraya: Warga Tiga Kampung Dilaporkan Mengungsi

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:22 WIT

Kritikan Mahasiswa dan Pemuda di Tengah Pujian Capaian Positif JOEL Pimpin Mimika

Senin, 23 Maret 2026 - 16:18 WIT

Pengungsi Nduga Dinilai Terabaikan, Pemerintah Diminta Bertindak Serius

Berita Terbaru

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, berkomunikasi dengan para pejabat usai apel gabungan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan, SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (13/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pemerintahan

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi

Senin, 13 Apr 2026 - 15:02 WIT

Salah satu toko penjual plastik di Kabupaten Mimika yang terdampak kenaikan harga bahan baku. Galeripapua/ Kevin Kurni

Ekonomi

Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:37 WIT

Finalis Duta Bahasa Papua 2026 pada malam puncak pemilihan duta bahasa Papua di Kota Jayapura, Sabtu, 11 April 2026. Galeripapua/Ikbal Asra

Event

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:01 WIT