MIMIKA – Penanganan kasus peredaran narkotika di Kabupaten Mimika memasuki babak baru. Satuan Reserse Narkoba Polres Mimika resmi melimpahkan dua tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Mimika, Rabu (15/4/2026), untuk segera disidangkan.
Pelimpahan tahap II ini dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh jaksa penuntut umum.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menjelaskan bahwa proses hukum tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi bernomor LP/A/02/I/2026/SPKT.Sat Resnarkoba tertanggal 21 Januari 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan Tim Opsnal Sat Resnarkoba di bawah pimpinan KBO Iptu Hery Setiabudi pada Rabu dini hari, 21 Januari 2026. Berbekal informasi masyarakat, petugas melakukan penggerebekan di Kamar 203 Homestay Cartensz, Jalan Kelimutu, Timika.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua pria berinisial R.I dan A.A yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.
“Pelaku berinisial R.I mengakui bahwa benar paketan Narkotika jenis sabu yang di sita tersebut merupakan milik pelaku dan pelaku juga mengakui bahwa benar pelaku berinisial A.A juga sering membantunya dalam mengedarkan Narkotika jenis sabu kepada Konsumen yang berada di Kab. Mimika,” ungkap Iptu Hempy Ona.
Dari hasil penggeledahan, polisi menyita lima paket sabu siap edar dengan berat total 1,3431 gram. Selain itu, sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkoba turut diamankan.
Barang bukti tersebut antara lain satu unit timbangan digital, tiga bundel plastik klip bening, alat takar (pipet), uang tunai sebesar Rp3.450.000, satu unit sepeda motor Honda Beat, serta beberapa telepon genggam berbagai merek.
“Polisi juga menyita jaket dan dompet gantungan kunci yang digunakan para tersangka untuk menyembunyikan paket sabu,” ujar Hempy.
Proses pelimpahan dilakukan oleh personel Satresnarkoba, yakni Briptu Kristian Landa, Briptu Joshua J. Mahardika, dan Bripda M. A. Abrar Ramadhan. Seluruh tersangka dan barang bukti diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Imelda Irianti Simbiak, dan Meddlyn Elisabeth Maniagasi.
Usai pelimpahan di Kantor Kejaksaan Negeri Mimika, kedua tersangka langsung dibawa ke Lapas Kelas II B Timika untuk menjalani penahanan sambil menunggu jadwal persidangan.


























