NABIRE — Festival Cahaya Kreasi Pelajar Provinsi Papua Tengah siap digelar pada Rabu (24/6/2026) sore di Kabupaten Nabire. Sehari menjelang pembukaan, panitia memastikan seluruh persiapan telah mencapai 85 persen dan ditargetkan rampung 100 persen pada malam hari hingga Rabu pagi.
Antusiasme pelajar dari delapan kabupaten mulai terasa di Kota Nabire. Sebelum melaksanakan gladi resik, para peserta bersama panitia terlebih dahulu mengikuti konvoi di sejumlah ruas jalan dalam kota sebagai bentuk semangat menyambut perhelatan seni dan budaya tingkat provinsi tersebut.
Ketua Panitia Pelaksana Festival Cahaya Kreasi Pelajar Provinsi Papua Tengah, Deni Tenouye, mengatakan hampir seluruh peserta telah tiba di Nabire.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari sisi peserta sudah 95 persen. Tinggal satu kabupaten yang masih dalam perjalanan, yaitu Kabupaten Paniai. Sementara tujuh kabupaten lainnya sudah berada di Nabire,” katanya kepada awak media, Selasa (23/6/2026).
Deni yang juga menjabat Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah menjelaskan, panitia terus mematangkan seluruh kebutuhan teknis pelaksanaan.
Menurutnya, pekerjaan penataan lokasi oleh event organizer (EO) berjalan sesuai rencana dan dipastikan selesai sebelum acara pembukaan dimulai.
“Sampai malam ini hingga besok pagi, saya pastikan sudah 100 persen,” ujarnya.
Selain kesiapan tempat acara, seluruh unsur pendukung lainnya juga telah disiapkan, mulai dari undangan, dewan juri, pengamanan, akomodasi, transportasi, hingga konsumsi peserta.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian untuk mendukung kelancaran dan keamanan selama festival berlangsung.
Deni menegaskan, seluruh kebutuhan peserta ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
“Seluruh biaya dari A sampai Z dibiayai oleh Provinsi Papua Tengah, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah,” jelasnya.
Festival yang akan berlangsung selama tiga hari itu akan mempertandingkan enam cabang perlombaan, yakni tari kreasi, lomba masak kuliner, fashion show, musik akustik, stan pameran, dan lomba bertutur cerita rakyat.
Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri berlisensi nasional. Sebanyak enam juri didatangkan dari Jayapura yang berasal dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI), sementara juri lainnya melibatkan tenaga profesional dari kabupaten di Provinsi Papua Tengah.
Total terdapat 18 orang dewan juri yang akan bertugas selama pelaksanaan festival.
Tak hanya menampilkan kreativitas pelajar, Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah juga akan dimeriahkan oleh sejumlah bintang tamu, di antaranya Qiiba, Sonya Bara, Michael Jakarimilena, DJ Sammy, Nobo, Amoye Band, MC Pelajar, dan Blessing Band.
Festival ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda Papua Tengah untuk mengekspresikan bakat, melestarikan budaya daerah, serta memperkuat persaudaraan antarpelajar dari delapan kabupaten di provinsi tersebut.








