Freeport Perbaiki Jalan & Jembatan Rusak Akibat Banjir di Kampung Waa Banti

Endy Langobelen

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PTFI mengerahkan alat berat guna melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak akibat banjir dan longsor di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

PTFI mengerahkan alat berat guna melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak akibat banjir dan longsor di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) menerjunkan tim khusus untuk memperbaiki jalan dan jembatan akibat curah hujan tinggi, banjir, dan tanah longsor di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, pada 1—3 Juni lalu.

“Kami bergerak cepat mengerahkan 2 unit alat berat excavator, 4 unit articulate dump truck, 1 unit wheel loader, dan 1 unit alat grader beserta kru untuk melakukan perbaikan jalan, tanggul, normalisasi sungai, serta perbaikan tanggul penahan jembatan Agawagom yang mulai tergerus air sungai,” kata Senior Vice President Community Development PTFI, Nathan Kum.

Proses normalisasi sungai Agawagong guna mencegah pengikisan tanggul yang menopang jembatan di kampung Waa Banti. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)
Proses normalisasi Sungai Agawagong guna mencegah pengikisan tanggul yang menopang jembatan di kampung Waa Banti. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Banjir selama tiga hari tersebut menyebabkan kerusakan akses jalan, tanggul sungai dan jembatan, serta beberapa titik ruas badan jalan menuju Banti longsor sebanyak enam titik.

Dampaknya, akses transportasi masyarakat dan mobilitas tenaga kesehatan Rumah Sakit Banti sempat terhenti. Kampung Waa Banti merupakan wilayah yang berada 5 km dari area operasi PTFI di Tembagapura.

Nathan mengatakan jalan dan jembatan yang rusak ini merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan Timika, Tembagapura, dengan Kampung Banti, Opitawak, dan Aroanop. Karena itu, perbaikan jalan dan jembatan sangat mendesak.

“Yang menjadi prioritas kami adalah membuka akses jalan yang setiap hari digunakan masyarakat, termasuk memastikan transportasi tenaga kesehatan dari Tembagapura menuju RS Banti berjalan lancar,” tambah Nathan.

Baca Juga :  Akhir Bulan November Ma'aruf Amin Bakal Kunjungi Mimika, Ini Agendanya

Kepala Kampung Banti 2, Demianus Natkime, mengatakan mobilitas warga terganggu akibat banjir dan tanah longsor.

Debit air sungai akibat curah hujan tinggi menyebabkan rusaknya tanggul pinggir sungai yang mengganggu akses jalan utama dari Tembagapura menuju kampung Waa Banti. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

“Mewakili masyarakat dari 3 kampung kami berterima kasih kepada pihak Freeport yang sudah bergerak cepat bantu perbaikan akses jalan utama Kampung Waa Banti. Semoga cuaca dapat kembali normal agar tidak terjadi bencana kembali,” katanya.

Perbaikan jalan dan jembatan guna mendukung aktivitas masyarakat di Kampung Waa Banti yang dilaksanakan oleh PTFI ini juga mendapat dukungan dari TNI dan Polri dalam pemantauan di area terdampak banjir dan longsor, hingga cuaca dan akses jalan kembali normal dan dapat dilalui dengan aman.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

40 Mama-Mama Kamoro Ikuti Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Pangan Lokal
Pemkab Mimika, Freeport, dan YPMAK Perkuat Kolaborasi Pastikan Masyarakat Mimika Sejahtera
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika
Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing
Kolaborasi Freeport dan Pemkab Mimika Dalam Peringatan Hari Lingkungan Sedunia Lewat Pameran
PSSI dan KNVB Rampungkan Coaching Clinic, Orbitkan Talenta Muda Mimika ke Panggung Internasional
Perkuat Ekosistem Pesisir Mimika, Freeport Tebar Bibit Baramundi dan Kepiting di Muara Tipuka

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:15 WIT

40 Mama-Mama Kamoro Ikuti Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Pangan Lokal

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:01 WIT

Pemkab Mimika, Freeport, dan YPMAK Perkuat Kolaborasi Pastikan Masyarakat Mimika Sejahtera

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:05 WIT

Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:45 WIT

Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing

Berita Terbaru