Kick Off RKPD 2027 Resmi Dimulai, Mimika Fokus Pendidikan hingga Ketahanan Pangan

Ahmad

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Dr. Ir. Yohana Paliling, membawakan sambutan. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Dr. Ir. Yohana Paliling, membawakan sambutan. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika resmi memulai tahapan perencanaan pembangunan daerah melalui Kick Off Meeting Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Bappeda Mimika, Senin (26/1/2026), dan menjadi penanda awal penyusunan arah pembangunan Mimika dua tahun ke depan.

Seremoni pembukaan dihadiri Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Mimika Abraham Kateyau, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kick off meeting secara resmi dibuka oleh Pj Sekda Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Dr. Ir. Yohana Paliling, dalam laporannya menegaskan bahwa kick off meeting ini menjadi titik awal proses penyusunan dokumen RKPD Tahun 2027.

“Kick Off Meeting ini sebagai penanda diawalinya proses penyusunan dokumen perencanaan RKPD Tahun 2027 sebagaimana yang diamantatkan dalam peraturan perundang-undangan undangan,” ujar Yohana.

Menurut Yohana, kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran umum terkait tantangan, isu strategis, serta permasalahan pembangunan daerah yang akan dihadapi Kabupaten Mimika, sekaligus arah kebijakan pembangunan pada Tahun 2027.

Selain itu, forum ini juga menjadi sarana penyampaian tahapan, jadwal, dan persiapan penyusunan RKPD, serta mendorong sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga :  DPD RI Luncurkan Program Ketahanan Pangan di Papua Tengah, Dorong Kemandirian Pertanian Lokal

Yohana mengungkapkan, terdapat 12 isu strategis yang akan menjadi fokus pembahasan dalam penyusunan RKPD 2027, mulai dari sektor pendidikan hingga ketahanan pangan.

Adapun 12 isu strategis tersebut meliputi pengembangan infrastruktur pendidikan, peningkatan kesehatan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kualitas infrastruktur, kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan perempuan, dan peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN).

Kemudian penanggulangan konflik sosial dan peningkatan ketertiban masyarakat, promosi dan pengembangan pariwisata, pengembangan teknologi, inovasi dan Smart City, peningkatan ketersediaan perumahan dan permukiman layak, peningkatan ketahanan sosial dan penanggulangan PMKS, serta penguatan ketahanan pangan.

Menurut Yohana, kick off meeting ini merupakan momentum penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

“Ini momentum strategis dalam upaya membangun keterpaduan dan sinergitas, baik antar wilayah distrik, pemangku kepentingan maupun antar perangkat daerah selaku penyelenggara pemerintahan dan pembangunan daerah,” tutur Yohana.

Ia menjelaskan, penyusunan RKPD Tahun 2027 mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mimika Tahun 2025–2029.

Lebih lanjut, Yohana menyebutkan sasaran pembangunan diarahkan pada meningkatnya inovasi daerah, kontribusi sektor ekonomi lokal terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan per kapita masyarakat berbasis kearifan lokal, serta terciptanya peluang usaha baru berbasis potensi lokal guna menekan angka kemiskinan.

Baca Juga :  Membangun dari Pinggiran, PUPR Mimika Siapkan Jalan Hotmix Rp20 Miliar di Agimuga

Sementara itu, Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau menegaskan bahwa RKPD 2027 harus disusun secara partisipatif, transparan, dan berbasis data.

Ia menekankan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan penjabaran lanjutan dari RPJMD 2025–2029 dan menjadi tahun kedua pelaksanaannya.

“Penyusunan dokumen RKPD Kabupaten Mimika tahun 2027 merupakan tahun kedua dalam pelaksanaan RPJMD,” kata Abraham.

Menurut Abraham, untuk mencapai target pembangunan daerah, perencanaan Mimika harus mampu mengintegrasikan Indikator Utama Pembangunan (IUP) dari pemerintah pusat serta delapan misi Asta Cita Presiden dalam RPJMN 2025–2029, dengan tetap disinkronkan dengan RPJMD Kabupaten Mimika.

Mengingat besarnya tantangan tersebut, Abraham mengingatkan seluruh OPD agar mengawal proses penyusunan RKPD Tahun 2027 melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) secara optimal, mulai dari tahapan awal hingga akhir.

Ia menegaskan bahwa koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini
Hari Otda ke-30, Bupati Mimika Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran
Disdukcapil Mimika Jemput Bola ke Lapas, Pastikan Hak Identitas Warga Binaan Terpenuhi
Mimika Prioritaskan Infrastruktur dan SDM untuk Percepat Pemerataan Pembangunan
Pasar Lama Timika akan Dijadikan RTH, Pemkab Siapkan Paru-Paru Kota Baru
Pemkab Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting 2026
Meraba Misi Digitalisasi Dukcapil Mimika Menuju Integrasi Satu Data
Ketahanan Pangan Mimika: Bulog Perkuat Jaring Pengaman Sosial bagi 27 Ribu Warga

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:31 WIT

Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini

Senin, 27 April 2026 - 14:58 WIT

Hari Otda ke-30, Bupati Mimika Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran

Senin, 27 April 2026 - 14:15 WIT

Disdukcapil Mimika Jemput Bola ke Lapas, Pastikan Hak Identitas Warga Binaan Terpenuhi

Sabtu, 25 April 2026 - 11:39 WIT

Mimika Prioritaskan Infrastruktur dan SDM untuk Percepat Pemerataan Pembangunan

Jumat, 24 April 2026 - 19:39 WIT

Pasar Lama Timika akan Dijadikan RTH, Pemkab Siapkan Paru-Paru Kota Baru

Berita Terbaru

Seorang mahasiswa menyampaikan orasi saat aksi Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) di Lingkaran Abepura, Jayapura, Senin, 27 April 2026. Aksi tersebut menyoroti situasi yang mereka sebut sebagai darurat militer dan krisis kemanusiaan di Tanah Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Hukrim

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 Apr 2026 - 23:14 WIT