Freeport Tebar 10.000 Anakan Ikan Barramundi dan 500 Kepiting Bakau di Muara Sungai Ajkwa

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pelepasan ikan barramundi dan  kepiting bakau oleh Tim PTFI di perairan  alami guna menambah populasi di area  muara Sungai Ajkwa. (Foto: Istimewa/Doc. PT Freeport Indonesia)

Proses pelepasan ikan barramundi dan kepiting bakau oleh Tim PTFI di perairan alami guna menambah populasi di area muara Sungai Ajkwa. (Foto: Istimewa/Doc. PT Freeport Indonesia)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) berkomitmen menjaga kelestarian ekosistem perairan terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan dengan menebar (restocking) sebanyak 10.000 ekor anakan ikan barramundi dan 500 ekor indukan kepiting bakau, di Muara Sungai Ajkwa, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (19/5/2025).

“Tujuan dari restocking ini adalah untuk menjaga populasi ikan barramundi dan kepiting bakau serta meningkatkan populasi ekosistem pesisir, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kamoro yang berdomisili di pesisir selatan Kabupaten Mimika. Kegiatan ini rencananya dilakukan setiap tahun hingga 2032,” kata Vice President Environmental PTFI, Gesang Setyadi.

Ia menjelaskan upaya menebar benih ini didasarkan hasil penelitian yang rutin dilakukan oleh Universitas Papua (UNIPA). Dari hasil penelitian ditemukan bahwa terjadi peningkatan kegiatan penangkapan ikan dan kepiting (overfishing) akibat meningkatnya permintaan dan populasi penduduk Kabupaten Mimika.

”Upaya restocking ikan dan mangrove ini tertuang dalam Persetujuan Teknis Pemulihan Ekosistem Mangrove yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan dan Kehutanan pada tahun 2023,” kata Gesang.

Sementara itu, Ketua SDGs Center Universitas Diponegoro Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto mengatakan upaya PTFI ini merupakan langkah strategis mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Kegiatan ini memberikan berbagai manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian SDG 14 (Ekosistem Laut), SDG 1 (Pengentasan Kemiskinan), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim),” katanya.

Denny menjelaskan bahwa dari sisi ekologis, restocking berperan penting dalam pemulihan populasi spesies perairan, peningkatan keanekaragaman hayati, serta membantu menjaga keseimbangan fungsi ekosistem pesisir.

Baca Juga :  Keluhan Pedagang dan Pembeli di Tengah Lonjakan Harga Beras

Mewakili masyarakat adat Kamoro, Siprianus Operawiri menyambut baik inisiatif PTFI dan menilai kegiatan ini akan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami sangat apresiasi kegiatan ini, jadi dengan adanya program ini harapannya populasi ikan dan kepiting bisa terus terjaga untuk generasi mendatang. Kami juga akan mengingatkan kepada masyarakat nelayan agar tidak mengambil ikan-ikan yang masih anakan, kita tunggu sampai lebih besar agar punya nilai jual,” katanya.

Gesang menambahkan PTFI terus memperkuat upaya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan menjadi bagian dari solusi bagi pelestarian sumber daya perairan di Papua Tengah.

“PTFI bekerja sama erat dengan berbagai pihak dan pakar untuk menjalankan operasi pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” kata Gesang.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Solidaritas di Ketinggian, Karyawan Freeport Rayakan HUT ke-59 Lewat Drama Musikal
PKB ke-24 Freeport Resmi Diteken, Upah dan Tunjangan Pekerja Naik
Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan
Freeport–UNCEN Perkuat Kolaborasi, Siapkan SDM Unggul Papua
Freeport Sampaikan Duka atas Meninggalnya Karyawan dalam Insiden Gangguan Keamanan
Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan
Freeport Dukung 10 Jurnalis Tanah Papua Hadiri HPN di Serang, Banten
BK3N 2026, Freeport Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Seluruh Operasi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:47 WIT

Solidaritas di Ketinggian, Karyawan Freeport Rayakan HUT ke-59 Lewat Drama Musikal

Sabtu, 11 April 2026 - 12:55 WIT

PKB ke-24 Freeport Resmi Diteken, Upah dan Tunjangan Pekerja Naik

Kamis, 9 April 2026 - 01:09 WIT

Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan

Senin, 6 April 2026 - 19:27 WIT

Freeport–UNCEN Perkuat Kolaborasi, Siapkan SDM Unggul Papua

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:03 WIT

Freeport Sampaikan Duka atas Meninggalnya Karyawan dalam Insiden Gangguan Keamanan

Berita Terbaru