KKB Tembak Pegawai ASN Satpol PP di Pegunungan Bintang

Endy Langobelen

Selasa, 19 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Simon Petrus Sroyer saat memberikan keterangan kepada aparat kepolisian di RSUD Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Selasa (19/9/2023). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2023)

Korban Simon Petrus Sroyer saat memberikan keterangan kepada aparat kepolisian di RSUD Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Selasa (19/9/2023). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2023)

PEGUNUNGAN BINTANG – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan kembali beraksi pada Selasa (19/9/2023).

Setelah menewaskan satu anggota Brimob dan menembak dua warga sipil, kini kelompok pimpinan Ananias Ati Mimin melakukan penyerangan terhadap seorang pegawai ASN Satpol PP.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2023, AKBP Dr. Bayu Suseno, menyampaikan bahwa korban Satpol PP tersebut atas nama Simon Petrus Sroyer (35) tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KKB melakukan aksi penghadangan dan penembakan serta pembacokan terhadap korban di area Jalan Yapimakot,” ujar Bayu melalui keterangan tertulis yang dikirim via WhatsApp.

Baca Juga :  Pilot Bebas, Ka Ops Damai Cartenz Terima Apresiasi dari Selandia Baru

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2023 menuturkan, dari keterangan korban, kejadian bermula saat korban dalam perjalanan ke kantor dengan menggunakan sepeda motor.

Kemudian korban dihadang oleh anggota KKB yang berjumlah 5 orang dengan masing-masing memegang senjata api laras panjang.

“Setelah korban dihadang, korban langsung ditembaki oleh KKB mengenai telinga sebelah kanan korban. Kemudian korban juga mengalami luka sobek pada bagian perut sebelah kanan akibat terkena sangkur yang dilakukan oleh KKB,” jelas Bayu.

Baca Juga :  Pura-pura Beli, OTK Bacok Pedagang di Intan Jaya

Setelah ditembaki, lanjut Kastagas, korban langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor miliknya menuju pos jaga di area Gereja Bethel Indonesia (GBI) untuk melaporkan kejadian tersebut kepada anggota TNI-Polri yang melaksanakan pengamanan.

“Pada saat korban ditembaki, korban masih menggunakan helm, sehingga terdapat lubang bekas tembakan pada helm yang digunakan korban.” kata dia.

Kasatgas menambahkan, saat ini, korban telah dilarikan ke RSUD Oksibil untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Berita Terbaru