Pura-pura Beli, OTK Bacok Pedagang di Intan Jaya

Sabtu, 15 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OA, korban pembacokan di Sugapa, mendapatkan perawatan di Puskesmas Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (15/7/2023).

OA, korban pembacokan di Sugapa, mendapatkan perawatan di Puskesmas Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (15/7/2023).

INTAN JAYA – Seorang pedagang kios di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, mengalami penganiayaan berat oleh orang tidak dikenal (OTK), Sabtu (15/7/2023) pagi.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, melalui siaran pers yang diterima GaleriPapua.com pada Sabtu (15/7/2023) siang.

“Kepolisian Resor Intan Jaya sedang menangani kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang pedagang di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (15/7) pagi tadi,” ujar Benny dalam keterangan tertulisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kombes Pol. Benny menjelaskan, kejadian tersebut dilaporkan oleh beberapa orang masyarakat sekitar pukul 06.10 WIT di Polsek Sugapa.

“Mereka memberitahu Polisi bahwa OA (40) telah mengalami pembacokan di kiosnya yang berlokasi di Kampung Wandoga,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Intan Jaya, AKBP Afrizal Asri, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal ketika korban dan saudara iparnya sedang membersihkan depan kios pada pagi hari.

Baca Juga :  Rakerda Perdana, Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Tetapkan 7 Kesepakatan

Seorang masyarakat dengan identitas belum diketahui (OTK) pun datang ke kios tersebut dengan membawa parang dan hendak membeli Biscuit Gabin.

“Saudara ipar korban melayani pelaku tersebut. Saat korban mengambil minyak goreng dari kios sebelah, pelaku tiba-tiba membacoknya di bagian belakang leher sehingga korban menderita luka sobek dan berteriak minta tolong yang kemudian pelaku berhasil melarikan diri,” terangnya.

Kapolres melanjutkan, menurut saksi, setelah menghujamkan parang ke korban, pelaku melemparkannya ke arah saudara korban yang hendak menolong dan pelaku melarikan diri ke arah Kampung Wandoga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun GaleriPapua.com, korban mengalami luka tebas pada batang leher dengan kedalaman 10 cm dan lebar 20 cm. Adapun luka bacok di punggung bagian atas kanan.

Lebih lanjut AKBP Afrizal menyampaikan bahwa saat ini para saksi sedang menjalani pemeriksaan terkait insiden tersebut.

Baca Juga :  Korban Dibacok di Jalan Freeport Lama Mimika Meninggal Dunia

Dikatakan ciri-ciri pelaku yang didapat polisi yakni pelaku merupakan putra daerah, memiliki brewok, tubuh tinggi dan kurus, mengenakan jaket hitam, celana pendek jeans, serta topi koplo hitam.

“Saat ini, korban OA (40) sedang dalam perawatan medis. Luka sabetan di bagian belakang lehernya mencapai sekitar 12 cm. Namun, korban masih dalam keadaan sadar diri. Untuk penanganan lebih lanjut, korban akan dievakuasi ke Kabupaten Timika,” tutur Kapolres.

AKBP Afrizal mengatakan, dalam upaya menangani kasus ini, kepolisian telah melakukan tindakan dengan mendatangi lokasi kejadian, mengidentifikasi saksi-saksi dan korban, membawa korban ke puskesmas, dan membuat laporan polisi.

“Pihak kepolisian berjanji akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku pembacokan tersebut guna menjalani proses hukum yang sesuai sehingga tidak terjadi lagi hal-hal seperti demikian di Kabupaten Intan Jaya.” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani
Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai
Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:39 WIT

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:02 WIT

IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:32 WIT

Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani

Berita Terbaru