Ladang Ganja Seluas 200 m² Ditemukan di Boven Digoel

Kamis, 22 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ladang ganja seluas 200 m² ditemukan di kawasan hutan KM 56, Distrik Sesnuk, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Ladang ganja seluas 200 m² ditemukan di kawasan hutan KM 56, Distrik Sesnuk, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

BOVEN DIGOEL – Tim Gabungan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Woroagi dan Bea Cukai Merauke menemukan ladang ganja di kawasan hutan KM 56, Distrik Sesnuk, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Hal itu disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 725/Woroagi, Letkol Inf Syafruddin Mutasidasi, di Jayapura, Rabu (21/6/2023) kemarin.

Letkol Inf Syafruddin mengatakan, ladang ganja seluas 200 meter persegi tersebut ditemukan pada hari Rabu 14 Juni 2023 lalu saat tim gabungan melakukan kegiatan patroli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menemukan ladang ganja tersebut saat sedang melakukan patroli di tapal batas Merauke”, ujarnya.

Baca Juga :  AIYE Community Siap Perjuangkan Anak Amungme Jadi Tuan di Tanah Sendiri

Letkol Inf Syafruddin menyebutkan, penemuan ladang ganja tersebut berdasarkan informasi dari hasil pengembangan penangkapan dua pelaku pembawa ganja pada bulan April 2023 lalu oleh Pos KM 53.

“Dengan adanya informasi tersebut, kami kemudian bentuk tim gabungan bersama Bea Cukai Merauke dan berhasil menemukan ladang ganja seluas kurang lebih 200 meter persegi dan 116 batang pohon Ganja,” jelas dia.

Sampai dengan saat ini, lanjut Syafruddin, pemilik ganja tersebut belum diketahui. Meski begitu, pihaknya bakal intens berkordinasi dengan Bea Cukai Merauke dan Polres Boven Digoel untuk ditindaklanjuti sesuai hukum berlaku.

Baca Juga :  Polres Mimika Bekuk Pemilik Sabu di Jalan Budi Utomo

“Kami masih terus melakukan penyelidikan terkait penemuan ladang dan pohon ganja tersebut sehingga ke depan, berharap adanya kerja sama juga dari masyarakat agar hal ini menjadi perhatian semua,” harapnya.

Letkol Inf Syafruddin juga menegaskan bahwa keberadaan ladang ganja tersebut sangat membahayakan bagi generasi penerus Papua.

“Untuk itu, hal ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik itu Satgas Pamtas Yonif 725 maupun pemerintah daerah setempat. Dengan begitu dapat mencegah terjadinya peredaran narkoba di tanah Papua,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Rabu, 15 April 2026 - 19:26 WIT

Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:45 WIT

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Berita Terbaru

 Bupati Waropen, Fransiscus Xaverius Mote saat diwawancarai awak media di Hotel Horison Diana, Selasa 12 Mei 2026 malam. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Menjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:11 WIT