Pelni: 1.700 Orang Masuk Timika saat Arus Balik

Rabu, 1 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi salah satu kapal Pelni ketika berlabuh di Pelabuhan Poumako, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ilustrasi salah satu kapal Pelni ketika berlabuh di Pelabuhan Poumako, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – PT Pelayanan Nasional Indonesia (Pelni) persero Timika mencatat jumlah penumpang pada arus balik sepanjang bulan Januari sebanyak 1.700 orang.

Kepala Pelni Timika, Rahmansyah Chaidir, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan jumlah penumpang yang keluar saat liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu.

“Kemarin kita pantau dari mulai arus balik, itu sekitar 1.700-an (penumpang) saja yang masuk ke Timika. Tidak sampai yang kaya kemarin keluar pas Nataru itu sekitar 4.000-an penumpang,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/2/2023).

Rahmansyah menduga rendahnya jumlah penumpang yang masuk ke Timika disebabkan oleh faktor cuaca yang kurang baik.

“Kalau saya lihat itu kemarin faktor cuaca. Imlek ini kan ngeri itu (cuacanya), kapal kita kemarin saja sampai terhambat di Agats hampir satu hari gara-gara cuaca buruk,” tuturnya.

Kemudian faktor yang kedua, lanjut Rahmansyah, yaitu adanya dok rutin terhadap kapal favorit masyarakat yaitu KM Tatamailau pada 30 Januari 2023 kemarin.

“Habis dari sini kemarin, dia putar ke Bitung, langsung masuk ke Makassar untuk dok rutin. Kapal itu kan favoritnya masyarakat, jadi mungkin penumpang masih menunggu dok selesai,” jelasnya.

Baca Juga :  Fenomena Berburu Formulir PPDB di Smansa Mimika

Kapal Tatamailau juga dikatakan sebagai kapal yang paling banyak mengangkut penumpang pada saat arus balik kemarin.

“Dia yang angkut arus balik itu juga cukup banyak dibanding kapal lainnya. Hampir 1.200 itu dia angkat. Kalau Leuser sama Sirimau tidak terlalu,” sebutnya.

“1.700 penumpang itu kalau dilihat dari lokasi keberangkatan, penumpang rata-rata berasal dari Manado dan Tual,” pungkasnya.

Sebagai informasi, KM Tatamailau akan selesai dok rutin pada akhir bulan Februari, sekitar tanggal 25. Sesudah itu, KM Leuser yang akan masuk dok rutin.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIT

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Berita Terbaru

Kepala Seksi PAM GKI Klasis Mimika, Alfred Toridu. (Foto: Istimewa)

Kesehatan

PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria

Rabu, 7 Okt 2026 - 16:54 WIT