Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Serentak, 1 Syawal Jatuh 21 Maret

Ahmad

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto: Istimewa)

Konferensi pers sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini memastikan umat Muslim di seluruh Indonesia merayakan Idulfitri secara serentak.

Penetapan tersebut diumumkan usai Sidang Isbat yang digelar di Jakarta, Kamis (19/3/2026) malam, dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Dalam keterangannya, Nasaruddin menegaskan bahwa Sidang Isbat merupakan bagian dari upaya pemerintah memfasilitasi umat Islam dalam menentukan waktu ibadah dan hari besar keagamaan secara musyawarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidang ini mengacu pada dua metode utama, yakni hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan langsung).

Baca Juga :  Hari Maulid Nabi, AIYE Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat Mimika

Pemerintah juga menggunakan kriteria MABIMS yang menetapkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat sebagai syarat visibilitas.

Berdasarkan data hisab, posisi hilal pada Kamis sore di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria tersebut. Ketinggian hilal tercatat berada di kisaran 0° 54′ 27” hingga 3° 7′ 52”, dengan sudut elongasi antara 4° 32′ 40” hingga 6° 6′ 11”.

“Adapun data posisi hilal berdasarkan hisab hari ini di seluruh wilayah Indonesia—yaitu ketinggian hilal di atas ufuk berkisar antara 0° 54′ 27” hingga 3° 7′ 52”, dan sudut elongasi 4° 32′ 40” hingga 6° 6′ 11”,” jelas Nasaruddin.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Lepas 177 Jemaah Haji ke Tanah Suci

Hasil tersebut diperkuat oleh laporan rukyat dari 117 titik pemantauan di seluruh Indonesia, mulai dari Papua hingga Aceh.

Tim Hisab Rukyat Kemenag memastikan tidak ada satu pun laporan yang menyatakan hilal berhasil diamati.

“Di situ tidak ada satupun yang dinyatakan melihat hilal. Karena hilal tidak teramati, maka bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal),” tegas Nasaruddin.

“Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026,” imbuhnya.

Dengan keputusan ini, pemerintah berharap momentum Idulfitri dapat dirayakan secara khidmat sekaligus memperkuat persatuan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenhaj dan Pemkab Jayawijaya Dorong Integrasi Data Jemaah Haji
Ketua PGGM Lantik Panitia Natal Oikumene 2026, Tekankan Semangat Pelayanan
Kemenag Buka 200 Kuota Bantuan Pendidikan Pesantren, Ditutup 4 September 2026
Calon Jemaah di Mimika Segera Verifikasi Data Sebelum 27 Juli
Kafilah dari Biak dan Waropen Tiba di Jayapura, MTQ XXXI Papua Dimulai 13 Juli
Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air
391 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Makassar, Dua Masih Dirawat di Madinah
Masjid Nurul Hidayah Juara 1 Lomba Kebersihan Jelang Iduladha di Mimika Baru

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:39 WIT

Kemenhaj dan Pemkab Jayawijaya Dorong Integrasi Data Jemaah Haji

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:24 WIT

Ketua PGGM Lantik Panitia Natal Oikumene 2026, Tekankan Semangat Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 14:20 WIT

Kemenag Buka 200 Kuota Bantuan Pendidikan Pesantren, Ditutup 4 September 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:25 WIT

Calon Jemaah di Mimika Segera Verifikasi Data Sebelum 27 Juli

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:12 WIT

Kafilah dari Biak dan Waropen Tiba di Jayapura, MTQ XXXI Papua Dimulai 13 Juli

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT