PTFI Sosialisasikan Pentingnya BK3N ke Para Pelajar di Mimika

Ahmad

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vice President Mining Safety Division PT Freeport Indonesia, Eman Widijanto sedang mengkampanyekan BK3N di aula STIE Jambatan Bulan Timika, Kamis (6/2/2025). (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

Vice President Mining Safety Division PT Freeport Indonesia, Eman Widijanto sedang mengkampanyekan BK3N di aula STIE Jambatan Bulan Timika, Kamis (6/2/2025). (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) mensosialisasikan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di kalangan pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kegiatan yang diberi nama Safety Goes To School ini digelar dalam rangka peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N), dilaksanakan di Aula Kampus STIE Jambatan Bulan, Kamis (6/2/2025).

Ketua Umum BK3N PT Freeport Indonesia, Catur Budianto, menjelaskan bahwa BK3N merupakan mandat dari Kementerian Ketenagakerjaan kepada setiap perusahaan pertambangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di kalangan pelajar dan masyarakat sekitar.

PT Freeport Indonesia pun berkomitmen penuh dalam menjalankan amanah ini dengan menyelenggarakan BK3N selama satu setengah bulan.

“Semangat dari pemerintah sendiri lebih kepada lingkungan kerja, namun dengan komitmen PT Freeport,” kata Catur Budianto.

Baca Juga :  Pramuka SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura Bagikan Takjil di Jalanan Kota

“Kami mencoba memperluas cakupan ke komunitas sekitar perusahaan. Salah satunya adalah program Safety Goes To School yang kita adakan di STIE Jambatan Bulan,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan BK3N mencakup tiga aspek utama, yaitu: pertama, mampanye Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Kegiatan tersebut telah digelar di berbagai lingkungan, mulai dari komunitas karyawan, sekolah-sekolah di lowland maupun highland, hingga masyarakat sekitar.

Kedua kompetisi K3, untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman mengenai pentingnya keselamatan di tempat kerja dan kehidupan sehari-hari.

Ketika, acara utama BK3N meliputi pembukaan, ekspo, hingga penutupan yang menampilkan berbagai inovasi serta praktik terbaik dalam keselamatan kerja.

Catur Budianto menegaskan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan budaya selamat dan sehat, yang tidak hanya diterapkan di lingkungan kerja tetapi juga di kehidupan sehari-hari.

“Budaya keselamatan dan kesehatan kerja itu bukan hanya saat bekerja saja. Harapannya, setelah bekerja, kita juga bisa menerapkannya di rumah, misalnya dengan memahami bahaya, mengontrol risiko, dan mengeliminasi potensi dampak dari bahaya tersebut,” ungkapnya

Baca Juga :  Sambut Natal 2024, Freeport Berbagi Kasih Bersama Masyarakat Pigapu

Dalam kegiatan ini, peserta juga mendapatkan materi mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung operasi pertambangan yang selamat dan berkelanjutan.

Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana industri pertambangan terus beradaptasi dengan inovasi demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.

Wakil Ketua II, Kepala Bidang Pengembangan Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BPAAK) STIE JB, Stepanus Sandy pun menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia berharap program seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang terus dilakukan oleh PT Freeport Indonesia, khususnya panitia BK3N.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan budaya K3 sejak dini, terutama bagi siswa SMA dan mahasiswa. Kalau bisa, kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap tahun,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika
Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP
Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu
SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa
Ribuan Pelajar Padati Hari Pertama Pendaftaran SMAN 1 Mimika, Sistem Antrean Membeludak
40 Mama-Mama Kamoro Ikuti Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Pangan Lokal
Pemkab Mimika, Freeport, dan YPMAK Perkuat Kolaborasi Pastikan Masyarakat Mimika Sejahtera
Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:39 WIT

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:12 WIT

Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP

Senin, 29 Juni 2026 - 09:57 WIT

Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu

Senin, 22 Juni 2026 - 14:54 WIT

SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa

Senin, 22 Juni 2026 - 14:47 WIT

Ribuan Pelajar Padati Hari Pertama Pendaftaran SMAN 1 Mimika, Sistem Antrean Membeludak

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT