Terkait Pembenahan Lapas Kelas II B Timika, Ini Kata Kakanwil Kemenkumham Papua

Ahmad

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Papua, Anthonius M. Ayorbaba. (Foto: Istimewa)

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Papua, Anthonius M. Ayorbaba. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Papua, Anthonius M. Ayorbaba, mengatakan pembenahan sarana dan prasarana di Lapas Kelas II B Timika akan diupayakan dan dilakukan secara bertahap.

Hal itu dikarenakan dalam tahun ini dan tahun 2025, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan masih fokus membenahi Lapas Narkotika di Jayapura untuk menjadi Lapas Narkotika terbaik di Indonesia Timur.

“Nanti setelah Pemerintah Daerah bangun Kantor Imigrasi, dia bisa bangun juga kita punya blok saja. Itu yang akan menjadi hal kita dorong. Makanya sekarang kita akan mencoba untuk mengelola orasi hal-hal yang positif,” kata Anthonius, kepada wartawan, Rabu (19/6/2024) di Lapas Kelas II B Timika.

Anthonius juga menyebut, blok hunian Lapas Kelas II B Timika dibangun tidak sesuai dengan prototipe bangunan Lapas yang sebenarnya.

Ia menjelaskan, untuk blok hunian sebuah Lapas, seharusnya dibangun berbentuk U. Sedangkan, hal itu justru tidak terlihat di Lapas Kelas II B Timika.

Kemudian, ada sekitar 12 fasilitas sanitasi yang tidak berfungsi alias rusak. Dari sisi pemenuhan HAM, ini tentunya sangat mengganggu. Namun, ia telah memerintahkan untuk diperbaiki.

“Saya sudah memerintahkan sehingga dari 12 ini 6 sudah diperbaiki, sisa 6 lagi,” katanya.

“Dengan anggaran yang terbatas, saat ini, saya sedang meminta waktu dengan bapak bupati untuk beraudiensi. Semoga itu juga bisa dibantu untuk tahap awal dengan Poliklinik sehingga kenyamanan di dalam Lapas ini bisa berjalan,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :  Seluruh Fraksi Setuju APBD Perubahan Senilai Rp7,2 Triliun

Di samping, Anthonius menyebutkan bahwa di dalam sebuah Lapas, sangat dibutuhkan sosok pemimpin yang benar-benar bisa mengakomodir semua kepentingan pembinaan serta membangun sinergitas dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Dia menilai, jika semua program pembinaan ini berjalan dengan lancar, maka dapat dipastikan proses di dalam Lapas Timika dapat menjadi sebuah model yang memberikan informasi dan edukasi tentang pola pembinaan di dalam Lapas.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disperindag Mimika Minta Warga Rekam Pangkalan Nakal, Bukti Jadi Dasar Penindakan
DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif
Pendapatan Mimika Hampir 100 Persen, Belanja Infrastruktur Baru 82 Persen
125 Pelaku Usaha Tampil di Festival UMKM Mimika, Digelar 10-12 Agustus
Sunset Run Mimika Kehabisan Kuota, Nikah Massal Masih Tunggu 30 Pasangan
Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Organisasi Pers Tuntut Permintaan Maaf
Anggota DPRP Papua Tengah Minta Pusat Evaluasi Pasukan Non-Organik di Intan Jaya
BRIDA Mimika Bakal Bentuk Sentra Kekayaan Intelektual, Ini Peran dan Fungsinya

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WIT

DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:00 WIT

Pendapatan Mimika Hampir 100 Persen, Belanja Infrastruktur Baru 82 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:43 WIT

125 Pelaku Usaha Tampil di Festival UMKM Mimika, Digelar 10-12 Agustus

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:06 WIT

Sunset Run Mimika Kehabisan Kuota, Nikah Massal Masih Tunggu 30 Pasangan

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:11 WIT

Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Organisasi Pers Tuntut Permintaan Maaf

Berita Terbaru