MIMIKA – Delapan Kabupaten yang berada di Provinsi Papua Tengah diminta untuk berembuk turunkan stunting. Pasalnya angka stunting di Papua Tengah tertinggi secara nasional.
“Angka stunting di Papua Tengah merupakan tertinggi secara nasional,” ungkap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Tengah, Ausilius You, Selasa (2/4/2024).
Sebaran stunting per provinsi berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 9 provinsi telah mempunyai prevalensi di bawah 20 persen. Bahkan 1 provinsi di bawah 10 persen yaitu Bali 7,2 persen.
Sementara 5 Provinsi mempunyai prevalensi di atas 30 persen yakni NTT, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, Sulawesi Barat, dan Papua Tengah.
Berdasarkan data SKI tahun 2023 angka stunting di Papua Tengah paling tertinggi di Indonesia yakni 39,4 persen.
Untuk menurunkan angka stunting di Papua Tengah, menurut Ausilius You, membutuhkan kolaborasi yang melibatkan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan stakeholder pembangunan lainnya yang ada di Provinsi Papua Tengah.
“Kita semua di delapan kabupaten di Papua Tengah dan semua elemen yang ada harus kolaborasi untuk kepentingan ini agar stunting bisa diturunkan,” ujar Ausilius You.
Dia mengajak semua kepala daerah dengan pimpinan OPD di setiap kabupaten untuk menyusun perencanaan strategis yang dapat menurunkan angka stunting.
“Para Bupati dan pimpinan OPD baik di tingkat provinsi dan kabupaten harus punya komitmen dan berkontribusi dalam penurunan stunting. Mari kita sama- sama berpikir untuk kepentingan kemanusiaan,” tuturnya.
Ia menambahkan, selain stunting, terdapat juga masalah yang perlu diselesaikan Pemerintah Provinsi Papua Tengah yakni penurunan kemiskinan, penghapusan kemiskinan ekstrim, pengendalian inflasi, dan pengurangan pengangguran terbuka.









